(RIAUPOS.CO) – Film terbaru berjudul Ranah 3 Warna bersiap tayang di saat bioskop resmi dibuka. Karya produksi MNC Pictures dengan sutradara Guntur Sueharjanto itu, sebenarnya telah menyelesaikan syuting sejak tahu lalu. Akan tetapi lantaran pandemi virus corona atau covid-19, film Ranah 3 Warna terpaksa ditunda penayangannya.
Diadaptasi novel karya Ahmad Fuady, sutradara Guntur Sueharjanto menyebut film Ranah 3 Warna, bercerita tentang kisah perjuangan dan kesabaran.“Film Ranah 3 Warna ini merupakan kisah perjuangan manusia yang sudah berusaha habis-habisan, capai luar biasa, sudah Man Jadda Wa Jadda, tetapi belum berhasil,” kata Guntur saat berbincang dengan awak media.
Film Ranah 3 Warna dibintangi sejumlah bintang kenamaan. Mereka adalah Arbani Yasiz, Amanda Rawles, Teuku Rassya, David Chalik, Donny Alamsyah, dan sebagainya. Para pemain mengaku tidak sabar mempersembahkan film Ranah 3 Warna bagi pencinta film Indonesia.
“Sudah lama banget, terakhir syuting tahun lalu. Sudah lama banget jaraknya,” beber Amanda Rawles.“Pas pandemi harus diundur,” imbuh Teuku Rassya. Tokoh utama film Ranah 3 Warna, Arbani Yasiz berharap bioskop di Indonesia segera dibuka. “Semoga bioskop cepat buka,” lanjut Arbani Yasiz. Ranah 3 Warna berjuang tentang semangat juang dan tidak mudah putus asa, dari karakter Alif untuk menimba ilmu. Kisahnya yang sederhana dan mudah dicerna, menjadi magnet tersendiri bagi versi novelnya yang laris hingga ke mancanegara.(jpg)
Program sunat massal dan pemeriksaan kesehatan gratis di Rohul mendapat apresiasi warga karena membantu meringankan…
Afrika Selatan mencetak sejarah dengan lolos ke fase gugur Piala Dunia untuk pertama kalinya dan…
BRK Syariah mendukung pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 dan mengajak masyarakat berpartisipasi demi terwujudnya data ekonomi…
Mahasiswa Umri menjadi korban pemukulan saat aksi di DPRD Riau. IMM Pekanbaru mendesak aparat mengusut…
Longsor menutup jalur Padang–Bukittinggi di Lembah Anai. Akses dua arah ditutup total sementara demi keselamatan…
Pendaftaran SPMB SMP negeri Pekanbaru hampir berakhir. Jalur domisili mencapai 98 persen, sementara kuota sekolah…