jaga-wiyata-edukasi-pelajar-peduli-lingkungan
SIAK (RIAUPOS.CO) — Ratusan pelajar tingkat sekolah dasar (SD) se- Kecamatan Tualang antusia mengikuti gerakan Jaga Wiyata di SD YPPI Perawang, Rabu(29/1).
Para pelajar dikenalkan berbagai jenis macam tanaman seperti obatan-obatan atau apotik hidup dan apa kegunaaan yang bertujuan memberikan pemahaman mengenai pelestarian lingkungan sejak dini.
Pada kegiatan Jaga Wiyata merupakan salah satu upaya yang dilakukan Yayasan Kebun Raya Indonesia (YKRI) dengan Dyandra Promowindo dan Sinar Mas PT Arara Abadi dan IKPP untuk memberikan pemahaman mengenai pelestarian lingkungan sejak dini. Kegiatan ini dirancang dengan menyasar murid SD.
Murid yang hadir diberikan edukasi mulai dari penanam dan memanen tanaman obat yang benar. Selain itu, juga diperkenalkan petugas pemadam kebakaran dan cara memadamkan api.
Wakil Ketua I YKRI Michael Sumarijanto mengatakan, gerakan ini akan memberikan penekanan aksi terhadap edukasi dalam rangka memperkenalkan Indonesian akan keanekaragaman hayati..
Pimpinan PT IKPP Hasanuddin The menyampaikan melalui kegiatan Jaga Wiyata dengan mengajak murid sekolah diharapkan dapat menjadikan modal mereka sejak dini menumbuhkan kecintaan terhadap lingkungan dan juga memperkenalkan tanaman apotik hidup. "Kita menggalakkan apotik hidup dan tanaman ini bisa menjadi pendapatan ekonomi. Di samping membudayakan kearifan lokal," paparnya.(wik)
Program sunat massal dan pemeriksaan kesehatan gratis di Rohul mendapat apresiasi warga karena membantu meringankan…
Afrika Selatan mencetak sejarah dengan lolos ke fase gugur Piala Dunia untuk pertama kalinya dan…
BRK Syariah mendukung pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 dan mengajak masyarakat berpartisipasi demi terwujudnya data ekonomi…
Mahasiswa Umri menjadi korban pemukulan saat aksi di DPRD Riau. IMM Pekanbaru mendesak aparat mengusut…
Longsor menutup jalur Padang–Bukittinggi di Lembah Anai. Akses dua arah ditutup total sementara demi keselamatan…
Pendaftaran SPMB SMP negeri Pekanbaru hampir berakhir. Jalur domisili mencapai 98 persen, sementara kuota sekolah…