Categories: Nasional

Keberadaan DPO Jambret Ditelusuri

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) — Tim Opsnal Polsek Tampan hingga pada saat ini masih melakukan pencarian terhadap seorang pelaku jambret yang telah ditetapkan sebagai DPO (daftar pencarian orang) beberapa hari lalu.

Hal tersebut disampaikan Kapolsek Tampan AKP Juper Lumban Toruan, saat dikonfirmasi, kemarin. Dijelaskan, saat ini pihaknya masih melakukan pengembangan dan menelusuri keberadaan pelaku jambret tersebut.

‘’Keberadaan pelaku masih ditelusuri, saat ini petugas masih mengejarnya,’’ ujarnya.

Lebih lanjut dijelaskannya, dari hasil keterangan seorang tersangka yang diamankan sebelumnya, mereka juga telah mengantongi identitas pelaku. Diberitakan sebelumnya, seorang pelaku jambret berinisial RG (21), warga Jalan Purwodadi Ujung, Kelurahan Sidomulyo Barat, Kecamatan Tampan, tak dapat berkutik setelah melakukan aksi kejahatannya.

Peristiwa kejahatan tersebut dilakukan tersangka tepatnya di Jalan Lobak, Kelurahan Delima, Kecamatan Tampan, Senin (27/5) sekitar pukul 00.30 WIB. Dari tangan tersangka, petugas mengamankan barang bukti berupa satu unit handphone dan sepeda motor matik warna putih dengan plat BM 5974 AAI, satu lembar kwitansi pembelian handphone Rp3500.000.

Sebelum dilakukan penangkapan, awalnya pada Ahad (26/5) sekitar pukul 23.00 WIB lalu, korban sedang membeli minuman air akar di Jalan Delima, tepatnya di depan Kedai Pengetaman Afdal, Kelurahan Tobek Godang Kecamatan Tampan.

Waktu itu, ketika korban menunggu pesanan sambil menggunakan handphone, tiba-tiba datang dua orang lelaki menggunakan sepeda motor matik warna putih dengan plat BM 5974 AAI.

Tidak beberapa lama kemudian, pelaku yang dibonceng menarik ponsel korban hingga langsung kabur dari tempat kejadian. Korban yang terkejut langsung berteriak sambil mengejar pelaku dengan sepeda motornya dan korban sampai terjatuh ketika berada di tikungan.

Warga sekitar yang mendengar hal tersebut langsung ikut serta membantu mengejar pelaku, hingga terlihat menuju Jalan Lobak masuk ke perumahan Griya Amal. Ternyata saat itu kedua pelaku terjebak di gang buntu hingga keduanya langsung turun dari sepeda motor dan lari manjat ke atas rumah warga. Hingga pada saat itu salah seorang pelaku terjatuh dan berhasil diamankan oleh warga, sementara teman pelaku berhasil melarikan diri.(man)

Arif Oktafian

Share
Published by
Arif Oktafian

Recent Posts

Tak Boleh Non-Tunai, Menaker Tegaskan BHR Ojol Minimal 25%

Menaker wajibkan BHR ojol dan kurir dibayar tunai minimal 25 persen, cair paling lambat tujuh…

18 jam ago

Living World Luncurkan My Living App, Program Loyalitas Terintegrasi Nasional

Living World luncurkan My Living App, program loyalitas digital terintegrasi dengan promo, poin belanja, dan…

19 jam ago

Setahun Berdiri, Gerakan Rakyat Berubah Jadi Parpol

Gerakan Rakyat resmi jadi partai politik. Status Anies Baswedan belum diumumkan, fokus kini pada penyelesaian…

19 jam ago

Tak Boleh Dicicil! Disnaker Pekanbaru Tegaskan THR Harus Cair Penuh Sebelum 8 Maret

Disnaker Kota Pekanbaru tegaskan THR 2026 wajib dibayar penuh sebelum 8 Maret. Perusahaan dilarang mencicil,…

22 jam ago

Catat! Sekolah di Meranti Libur 16–29 Maret, Masuk Kembali 30 Maret

Sekolah di Kepulauan Meranti libur Idulfitri 16–29 Maret 2026. Kegiatan belajar kembali normal pada 30…

22 jam ago

Hutan Mangrove di Bibir Selat Melaka Dirambah, Ancaman Abrasi Mengintai

Sebanyak 3,4 hektare mangrove di Bengkalis dibabat untuk tambak udang. Warga khawatir abrasi pantai makin…

23 jam ago