kuliah-online
PEKANBARU, (RIAUPOS.CO) – Suatu hari, Rizka (20) tampak sibuk memainkan gawainya. Ia menghapus berbagai file, baik foto, video, dan lainnya yang dianggap tidak penting lagi. Hal itu dilakukan Rizka untuk mengurango penggunaan memori gawainya agar dapat menjalankan aplikasi.
Beberapa aplikasi milik Rizka tidak dapat berjalan dengan baik akibat memori penuh. Ia kesulitan untuk mengunduh file tugas kuliah karena keterbatasan memori. Ia juga cukup kesal karena harus mengapus beberapa video dan foto favoritnya.
Tak hanya itu, meskipun sudah rajin menghapus file tidak penting, bahkan
membersihkan cache, tetap saja pemberitahuan memori penuh kerap muncul di layar gawainya. Selain file, Rizka juga harus menghapus aplikasi permainan dan sosial media yang tidak berhubungan dengan kuliah. Tak ayal setiap hari ia terus mengeluh.
"Nggak papa penuh, kan biar dapat ilmu harus ada yang direlakan," kata Nuna sahabat Rizka.
"Alamaak…! Kuliah online ini memori aja yang penuh, otaknya kosong," gerutu Rizka sambil memilih-milih file untuk dihapus.(anf)
Sebanyak 983 mahasiswa baru mengikuti PKKMB UHTP 2026. Kegiatan membekali mahasiswa dengan karakter, integritas, dan…
Ahmad Diar, warga Tembilahan, ditemukan meninggal di Sungai Indragiri setelah dilaporkan hilang saat memancing di…
Pemko Pekanbaru menggelar Salat Istiska untuk memohon hujan di tengah kabut asap kiriman akibat karhutla…
Kabut asap Pekanbaru makin pekat Rabu pagi dengan jarak pandang 2,5-3 km dan kualitas udara…
Pengguna Ro-Ro Bengkalis mengeluhkan antrean hingga 3 jam akibat pengurangan armada yang masuk docking pada…
Bupati Meranti Asmar menghormati penyidikan dugaan korupsi anggaran kendaraan dinas, BBM, dan pelumas yang ditangani…