INTERNET
JAKARTA (RIAUPOS.CO) – Asha Shara menolak keras keinginan anaknya untuk terjun ke dunia hiburan mengikuti jejaknya. Anak pertamanya sempat mengungkapkan keinginan untuk syuting sebuah program acara. Namun, perempuan 32 tahun dengan tegas menolaknya.
“Yang gede sempat minta mau syuting kayak Mama katanya. Tapi aku bilang, ‘jangan kak, nanti capek. Jadi penyanyi saja’,” ucap Asha Shara menirupakan perkataannya pada anak pertamanya saat ditemui di bilangan Kemang, Jakarta Selatan, Selasa (26/11).
Meski dengan berat hati, ibu dua anak ini cuma memperbolehkan anaknya terjun ke dunia tarik suara. Untuk dunia akting, Asha benar-benar tidak memberikan toleransi. Karena dia lebih senang jika anaknya menggeluti profesi lain dibandingkan dunia keartisan. Asha Shara berpandangan dunia hiburan kurang tepat buat anaknya untuk dijadikan sebuah profesi.
“Dunia ini agak ngeri-ngeri gimana gitu, cukup mamanya saja. Anaknya ya beda menekuni profesi lain lah,” tutur pemain sinetron Cinta SMU dan Pengantin Untuk Anakku itu.
Asha Shara ingin agar mereka menggeluti dunia bisnis daripada terjun ke dunia keartisan. Bidang ini dinilai Asha lebih tepat. Asha bersama sang suami pun siap memfasilitasi anak-anaknya supaya mereka memiliki insting dan kepekaan di sektor bisnis.
“Anak lebih ke bisnis saja ya, tahfidz sama bisnis,” tutur Asha Asha yang memulai debut akting di dunia hiburan lewat FTV garapan Jajang C Noer, Mawar Merah dan Mawar Putih.
Asha Shara menikah dengan Syafiq Assad’dy pada pada 1 April 2012 silam. Dari hasil pernikahan ini mereka dikaruniai dua orang anak masing-masing bernama Salima Attiyah Syafik Assa’dy dan Samara Aqila Syafik Assa’dy.
Sumber: Jawapos.com
Editor: E Sulaiman
IPC Terminal Petikemas mempercepat digitalisasi layanan pelabuhan untuk meningkatkan efisiensi bongkar muat dan mendukung arus…
Sebanyak 304.717 warga kurang mampu di Pekanbaru menikmati layanan kesehatan gratis melalui program UHC hanya…
Universitas Riau mengukuhkan delapan profesor baru sebagai penguatan riset dan kontribusi intelektual dalam mendukung pembangunan…
Pemko Pekanbaru melarang penebangan pohon besar tanpa izin. Kebijakan ini mendukung program Green City dan…
Satlantas Polresta Pekanbaru menggelar patroli Blue Light dini hari dan mengamankan 12 sepeda motor pelanggar…
PT Butala Menang Abadi meluncurkan Menang Member Card di awal 2026 untuk mempermudah jemaah umrah…