Categories: Nasional

Literasi Digital Syarat Mutlak Para Pencari Kerja

JAKARTA (RIAUPOS.CO) — Bagi para pencari kerja, tentu ada syarat khusus yang harus di penuhi. Di era Revolusi Industri 4.0 seperti saat ini, literasi digital dan melek teknologi disebut menjadi syarat mutlak bagi para pencari kerja.

Dari perspektif penyedia informasi lowongan kerja, Customer Care Manager JobStreet, Riza Herlambang mengungkapkan bahwa seiring perkembangan industri digital di Indonesia, terdapat peningkatan keperluan pencari kerja yang melek teknologi. Tentunya didominasi oleh perusahaan rintisan atau start-up.

"Posisi yang semakin spesifik yang diperlukan berbagai perusahaan mengharuskan para pencari kerja untuk terus meningkatkan kemampuan dan daya saingnya," ujar Riza di Jakarta, Jumat (27/9) malam.

Riza menambahkan, di era Industri 4.0 ini dirinya yang terbiasa berurusan dengan departemen sumber daya manusia atau HRD perusahaan-perusahaan menyebut, hard skill di bidang teknologi sangat diperlukan.

"Kami melihat pentingnya peningkatan hard skill, terutama di berbagai bidang teknologi, agar pencari kerja dapat beradaptasi dengan keperluan masing-masing perusahaan yang saat ini banyak melibatkan teknologi," imbuhnya.

Sementara dari sisi soft skill, yang perlu ditingkatkan adalah bagaimana cara merealisasikan ide-ide yang inovatif untuk memberikan kontribusi positif bagi kehidupan masyarakat.

"Generasi Z memiliki keuntungan terlahir sudah akrab dengan internet dan ekosistemnya. Tapi itu saja nggak cukup, kompetensinya di bidang teknologi juga harus seimbang," tegasnya.

Dalam kesempatan yang sama, permasalahan literasi digital atau skill di bidang teknologi juga dirasakan oleh Aruna yang bergerak di bidang star-tup teknologi perikanan. CEO Aruna Farid Aslam mengungkapkan bahwa tantangan terbesar yang dihadapi perusahaannya adalah minimnya literasi digital bagi para nelayan.

"Banyak nelayan, terutama yang berada di luar Pulau Jawa, masih menghadapi tantangan, salah satunya dalam memahami teknologi. Jadi, kami percaya bahwa SDM yang mumpuni di bidang teknologi akan membantu meningkatkan literasi digital para nelayan, agar bisa mendapatkan keuntungan yang lebih baik," jelas Farid.

Sumber : Jawapos.com
Editor : Rinaldi

 

Edwar Yaman

Share
Published by
Edwar Yaman

Recent Posts

Penerbangan di Bandara SSK II Pekanbaru Berjalan Normal di Tengah Kabut Asap

Aktivitas penerbangan di Bandara Internasional SSK II Pekanbaru berjalan aman dan normal meski Kota Pekanbaru…

16 jam ago

Opening Party Honda DBL 2026 Riau Bergulir Hari Ini di Gelanggang Remaja Pekanbaru

Kompetisi basket pelajar bergengsi Honda DBL with Kopi Good Day 2026 Riau resmi bergulir mulai…

16 jam ago

Sidang Korupsi Kuansing: Sopir Zulkarnain dan Istri Suhardiman Amby Bersaksi

Persidangan kasus suap mantan Sekda Kuansing Zulkarnain mengungkap alur pembayaran angsuran Pajero Sport dan penguasaan…

22 jam ago

Kabut Asap Makin Tebal, Disdikbud Pelalawan Liburkan Tatap Muka di 8 Kecamatan

Disdikbud Kabupaten Pelalawan memberlakukan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) di 8 kecamatan akibat memburuknya kualitas udara…

22 jam ago

Tabrakan Beruntun 10 Mobil di Lampung Akibat Asap Tebal, 2 Orang Meninggal

Kecelakaan beruntun melibatkan 10 kendaraan terjadi di Jalan Lintas Pantai Timur Sumatera, Tulang Bawang, Lampung…

1 hari ago

Persidangan Korupsi Kuansing Ungkap Mantan Kabag Umum Punya Rekening Rp2,9 Miliar

Persidangan perkara korupsi mantan Sekda Kuansing Zulkarnain mengungkap transaksi bernilai total Rp2,9 miliar di dua…

1 hari ago