Categories: Nasional

Mendesak, Pembatasan Jam Kerja Sopir Bus

JAKARTA(RIAUPOS.CO) – Standar keselamatan transportasi darat masih sulit diterapkan di Indonesia. Alasannya, perusahaan otobus (PO) lebih mengutamakan faktor ekonomi daripada keselamatan kru dan penumpang.

Menurut Djoko Setijowarno, pengamat transportasi Unika Soegijapranata, pengemudi masih menjadi faktor utama kecelakaan angkutan darat, terutama bus. Karena itu, dia menilai perlunya pembenahan elementer pada aturan mengemudi bus, terutama pembatasan jam kerja sopir. ’’Kalau perjalanan lebih dari 8 jam, wajib ada dua pengemudi,’’ katanya.

Jam kerja pengemudi dibatasi maksimal 8 jam dan setiap empat jam mendapatkan waktu istirahat dalam perjalanan. Kendaraan umum juga dilarang berhenti dan menaikturunkan penumpang di sembarang tempat. Sanksi tegas harus diberikan kepada pengemudi dan PO yang melanggar.

’’Jika pemerintah serius menurunkan angka kecelakaan seperti Korea Selatan yang turun 60 persen dalam 20 tahun, naikkan status Komite Nasional Keselamatan Transportasi menjadi badan,’’ kata Djoko.

Secara terpisah, upaya mengurangi risiko kecelakaan di jalan tol dilakukan Polri dengan membatasi kendaraan bersumbu tiga di jalan tol. Kemarin Polri menjaring 29 kendaraan bersumbu tiga di jalan tol Jakarta–Cikampek Km 42. Dari jumlah tersebut, 15 kendaraan ditahan karena bukan pengangkut komoditas ekspor-impor dan sembako.

Penahanan dilakukan karena surat-surat kendaraan tidak cocok dengan muatannya. Di antaranya, tiga truk pengangkut 1.000 sak pupuk NPK seberat 50 kg per sak yang mengklaim membawa tanah merah. ’’Kami tahan karena melanggar peraturan menteri perhubungan,’’ jelas Kepala Induk PJR Jalan Tol Jakarta–Cikampek–Elevated Korlantas Polri AKP Stanlly Soselisa.

Kabagops Korlantas Polri Kombespol Benyamin menjelaskan, belum ada lonjakan volume kendaraan di jalan tol. Namun, diprediksi pada 28 dan 29 Desember, terjadi puncak arus libur tahun baru.

Editor :Deslina
Sumber: Jawapos.com

Edwar Yaman

Share
Published by
Edwar Yaman

Recent Posts

Pemkab Rohul Ajukan Percepatan Jadwal Terbang JCH ke Batam, Ini Alasannya

Pemkab Rohul usulkan percepatan jadwal penerbangan JCH ke Batam demi efisiensi waktu dan kenyamanan jamaah…

16 jam ago

Kuansing Bersiap Jadi Tuan Rumah, 819 Peserta Ramaikan MTQ Riau

Sebanyak 819 peserta siap ikut MTQ Riau 2026 di Kuansing. Persiapan venue, penginapan, dan kawasan…

2 hari ago

Jalan Amblas Depan Kantor Gubernur Riau Langsung Diperbaiki, PUPR Bergerak Cepat

PUPR Riau cepat perbaiki jalan amblas di Sudirman Pekanbaru. Enam ruas jalan sudah dibenahi, tiga…

2 hari ago

Menjamur di Jalan Protokol, Bangunan Liar di Pekanbaru Segera Dibongkar

Bangunan liar menjamur di jalan protokol Pekanbaru. Satpol PP segera lakukan penertiban karena ganggu drainase…

2 hari ago

Wako Pekanbaru Turun Tangan, Drainase dan Sampah Jadi Fokus Utama Atasi Banjir

Wako Pekanbaru tinjau titik banjir dan temukan masalah drainase serta sampah. Pemko siap lakukan revitalisasi…

2 hari ago

Pembelian Pertalite Tak Lagi Pakai Rekomendasi Desa, SPBU Inhu Dorong XStar

SPBU Inhu dorong penggunaan aplikasi XStar untuk BBM subsidi. Warga mengeluh, harga Pertalite di pelosok…

2 hari ago