Coco Gauff
NEW YORK (RIAUPOS.CO) — Namanya mencuat saat menembus 16 besar grand slam Wimbledon Juli lalu. Setelah itu, Coco Gauff kembali membuat publik Amerika Serikat (AS) jatuh cinta dengan menjadi jawara di Linz Open pada Oktober. Di usia yang masih 15 tahun, Gauff saat itu menahbiskan diri sebagai petenis termuda yang sanggup meraih gelar WTA Tour dalam 15 tahun terakhir atau sejak 2004.
Kini dia juga sudah menduduki ranking 68 dunia. Torehan-torehan itu membuatnya menjadi idola baru publik AS. Mereka merasa penerus Serena Williams yang mulai menua sudah ketemu. Pertandingannya pun selalu dinanti.
Di musim 2020 Gauff diharap kembali membuat catatan menakjubkan. Penampilan perdananya adalah di Auckland Open pada 6-12 Januari mendatang. Setelah itu, Gauff akan mencoba peruntungan di grand slam Australia Terbuka.(irr/jpg)
Pemkab Rohul usulkan percepatan jadwal penerbangan JCH ke Batam demi efisiensi waktu dan kenyamanan jamaah…
Sebanyak 819 peserta siap ikut MTQ Riau 2026 di Kuansing. Persiapan venue, penginapan, dan kawasan…
PUPR Riau cepat perbaiki jalan amblas di Sudirman Pekanbaru. Enam ruas jalan sudah dibenahi, tiga…
Bangunan liar menjamur di jalan protokol Pekanbaru. Satpol PP segera lakukan penertiban karena ganggu drainase…
Wako Pekanbaru tinjau titik banjir dan temukan masalah drainase serta sampah. Pemko siap lakukan revitalisasi…
SPBU Inhu dorong penggunaan aplikasi XStar untuk BBM subsidi. Warga mengeluh, harga Pertalite di pelosok…