Categories: Nasional

Payudara Model Ini Pecah Setelah Tiga Pekan Melakukan Filler

JAKARTA (RIAUPOS.CO) — Model Monica Indah diduga menjadi korban malapraktik. Payudaranya pecah setelah tiga pekan menjalani penyuntikan filler. Dua dokter gadungan berinisial YJ dan S telah ditangkap untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya.

Kapolres Metro Jakarta Utara Kombes Pol Guruh Arif mengatakan, Monica tertarik menggunakan jasa YJ dan S karena mendapat informasi dari temannya berinisial S. Saat itu, rekan Monica berhasil melakukan filler payudara.

Monica kemudian ingin melakukan hal yang sama. Dia pun membayar uang muka. YJ selanjutnya mendatangi Monica di apartemennya pada 15 November 2020.

"YJ bersama suaminya S datang ke apartemen korban kemudian YS melakukan suntik ke payudara korban. Setelah selesai kegiatan, korban melakukan pelunasan sebanyak Rp12,5 juta," kata Guruh kepada wartawan, Jumat (26/3/2021).

Setelah beberapa waktu Monica mulai merasakan efek samping dari filler abal-abal ini. Payudaranya mulai terjadi pembengkakan. Dan semakin memburuk hingga Monica dilarikan ke rumah sakit.

"Setelah 19 hari kemudian payudara korban mengalami pembengkakan sampai mengeluarkan nanah. Kemudian, korban sampai saat ini sudah melakukan operasi untuk mengobati sebanyak dua kali," jelas Guruh.

Sebelumnya, model Monica Indah (22), mengaku menjadi korban malapraktik usai filler payudara yang disuntikkan kepada tubuhnya gagal. Akibat peristiwa ini, dia melaporkan klinik yang melakukan penyuntikan ke Polsek Penjaringan, Jakarta Utara.

Kasus ini diungkapkan oleh Monica melalui akun Instagram pribadinya. Setelah melakukan filler pada Desember 2020 lalu, Monica menyebut area payudaranya berubah memerah, benjol hingga bolong.

Menurut pengakuannya, filler dilakukan oleh dua dokter kecantikan. Akibat dugaan malapraktik ini, Monica dilarikan ke rumah sakit. Dokter mendiagnosis dia mengalami mastitis. Sehingga membuat payudaranya penuh dengan nanah, yang menyebabkan bengkak hingga pecah.

"Waktu itu saudari Monica melaporkan ke kita pada 11 Januari 2021," kata Kapolsek Penjaringan Kompol Ardyansyah saat dihubungi, Selasa (16/3/2021).

Sumber: Jawapos.com
Editor: Rinaldi

 

Edwar Yaman

Share
Published by
Edwar Yaman

Recent Posts

Diduga Sopir Microsleep, Bus Tabrak Truk di Tol Pekanbaru-Dumai, 2 Tewas

Diduga akibat microsleep, Bus Pelangi menabrak truk tronton di Tol Pekanbaru-Dumai. Dua penumpang tewas, 16…

23 jam ago

KM Gading 2 Tenggelam di Perairan Tanjung Buton, 3 Tewas dan 1 Masih Hilang

Tiga orang meninggal dunia, satu hilang, dan tiga selamat setelah KM Gading 2 tenggelam di…

24 jam ago

Libur Sekolah Makin Seru, Khas Pekanbaru Hotel Hadirkan Promo Menginap Mulai Juli

Khas Pekanbaru Hotel menghadirkan promo School Holi-Deals selama Juli 2026 dengan paket menginap lengkap untuk…

2 hari ago

UAS Sempat Dihadang di Kutai Barat, Syahrul Aidi Minta Polisi Bertindak Proaktif

Syahrul Aidi mengecam penghadangan Ustaz Abdul Somad di Kutai Barat dan meminta aparat menjamin keamanan…

2 hari ago

Jangan Sampai Terlewat! Daftar Ulang SPMB SD Negeri Hanya Digelar Dua Hari

Daftar ulang SPMB SD Negeri di Pekanbaru resmi dimulai. Orang tua melengkapi berkas, sementara sekolah…

2 hari ago

Jabatan Pimpinan Tinggi di Meranti Akan Diisi Lewat Talent Management, Bukan Seleksi Terbuka

Pemkab Kepulauan Meranti resmi menerapkan manajemen talenta ASN setelah mendapat persetujuan BKN. Pengisian JPTP tak…

2 hari ago