Categories: Nasional

Komitmen Guru dalam Mencerdaskan Bangsa di Masa Pandemi

Sesuai yang tercantum dalam Pembukaan UUD 1945, dinyatakan bahwa salah satu tujuan pemerintah  Republik Indonesia ialah mencerdaskan kehidupan bangsa. Dengan demikian apabila tujuan tersebut tercapai, maka output yang diperoleh adalah insan-insan Indonesia yang cerdas  bangsa yang cerdas adalah bangsa yang melahirkan generasi anak bangsa yang mampu bersaing dengan negara lain, yang cerdas secara komprehensif, meliputi cerdas spiritual, cerdas emosional dan sosial, cerdas intelektual serta cerdas kinestetik.

Pendidikan  merupakan kunci pembangunan sumber daya manusia. Kualitas sumber daya manusia  merupakan  kunci  terwujudnya  Indonesia  Emas, yang adil dan sejahtera, aman dan damai, serta maju dan mendunia. Pendidikan yang akan menentukan kemana bangsa ini akan menyongsong masa depannya, apakah menjadi bangsa besar yang beradab, cerdas dan siap beradaptasi dengan perubahan zaman. Saat ini kerja keras dan kerja sama yang baik antara berbagai pihak penanggungjawab mencerdaskan bangsa menjadi hal yang utama.

Sekolah menjadi tempat utama yang berfungsi untuk menjalankan apa yang menjadi tanggungjawab berupaya untuk membangun kembali generasi yang saat ini sedang dilanda penyebaran virus corona yang sangat berpengaruh terhadap kualitas pendidikan. Maju mundurnya bangsa tergantung bagaimana usaha  untuk melaksanakan pendidikan. Untuk itu sebagai penggerak pendidikan terutama guru harus mempunyai kominten dalam mewujudkan negara yang tetap cerdas dan berakhlak mulia saat ini dan tetap melakukan proses pembelajaran yang semakin kreatif dan inovatif.

Proses pembelajaran  harus tetap berjalan walaupun saat ini harus di lakukan dari rumah. Pembelajaran yang dilakukan di rumah merupakan cara mencegah penyebaran Covid-19 pada saat ini. Rumah merupakan tempat siswa melakukan proses belajar didampingi orang tua masing-masing, setelah hampir satu semester berjalan mulai kelihatan muncul kemerosotan baik dalam pengantar jemput soal atau koordinasi orang tua dengan guru.

Hal ini tentunya menjadi pemikiran terutama bagi guru, bagaimana mencari solusi agar proses pembelajaran tetap diterima oleh siswa. Pandemi menjadi tantangan bagi guru bagaimana sedaya upaya untuk mengadaptasikan diri dengan kondisi saat ini. Kondisi yang mau tidak mau guru harus belajar bagaimana berkomunikasi dengan menggunakan media elektronik atau dikenal dengan era digital. Hal inilah yang menjadi tantangan guru untuk menguasai IT sehingga tidak terkesan guru gaptek serta berkomitmen akan tetap membangun negara dengan mencerdaskan anak bangsa.

Sebagai seorang guru, sikap seperti ini wajib dimiliki tanpa tawar menawar. Jika menyerah, keajaiban impian hanya tinggal kenangan. Jika memilih bertahan sampai akhir, manisnya buah dari keajaiban akan dirasakan.  Guru harus memiliki pribadi yang  dapat membuat hidup lebih terarah, tidak takut gagal, berani bermimpi, dan masih banyak lagi energi positif yang datang dengan mengaplikasikannya dalam kehidupan.

Guru berkominten memantapkan diri, secara tidak langsung tiket kesuksesan sebagai seorang guru telah dimiliki. Sukses itu hanya milik orang yang siap dan siaga bukan milik orang yang hanya menunggu bola. Banyak orang yang telah meraih tiket kemenangannya tetapi tidak memiliki mental yang kuat untuk hadir sebagai seorang pemenang sejati. Guru yang mampu menjadi inspirasi bagi siswa maupun rekan guru lainnya.

Guru menjadi inspirasi bagi siswanya untuk cerdas dalam menghadapi kondisi saat ini. Guru inspiratif bukanlah seorang guru yang hanya sekadar mengejar kurikulum, akan tetapi ia mampu mengajak siswanya untuk berpikir kreatif. Ia juga mengajak siswanya melihat sesuatu dari luar lalu mengubahnya ke dalam lalu membawanyan kembali ke luar, yaitu kepada masyarakat luas. Guru inspiratif melahirkan pemimpin pembaru yang berani berinovasi  dan mempunyai wawasan dan kreatifitas yang tinggi.

Untuk itu agar tidak muncul berbagai permasalahan didunia pendidikan maka guru yang harus berusaha melakukan adaptasi dengan tetap berupaya untuk melakukan pembelajaran yang disenangi siswa saat pandemi ini. Dengan membuat berbagai inovasi dan kreatifitas yang bervariasi dalam menyiapkan media pembelajaran akan mengurangi kemungkinan merosotnya dunia pendidikan di negara ini. Guru dapat melakukan inovasi seperti membuat video pembelajaran, melakukan daring secara online, mencari sumber belajar online yang menarik dan lainnya. Komitmen yang tinggi menjadi pegangan guru untuk mewujudkan negara yang cerdas.***

 

Firman Agus

Share
Published by
Firman Agus

Recent Posts

Diselimuti Fog dan Kabut Asap, 12 Penerbangan Bandara SSK II Pekanbaru Sempat Delay

Campuran fenomena fog dan kabut asap memicu penundaan 12 penerbangan di Bandara Internasional SSK II…

1 jam ago

Menang Telak 52-6 Atas SMAN 6, Tim Putri SMAN 5 Pekanbaru Tembus Fantastic Four DBL 2026

Tim basket putri SMAN 5 Pekanbaru memastikan tiket Fantastic Four Honda DBL with Kopi Good…

2 jam ago

Polda Riau Razia Tempat Hiburan Malam, 63 Orang Positif Narkoba

Direktorat Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri dan Ditresnarkoba Polda Riau merazia MP Club Pekanbaru dan…

3 jam ago

Lestarikan Budaya Melayu, BRK Syariah Salurkan CSR Pembangunan Tugu Tanjak Tok Beruas di UNRI

PT Bank Riau Kepri Syariah menyalurkan dana CSR untuk pembangunan Tugu Tanjak Tok Beruas di…

3 jam ago

Hujan Deras Guyur Pasirpengaraian, Upacara HUT ke-27 Kabupaten Rohul Sempat Tertunda

Pelaksanaan upacara peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-27 Kabupaten Rokan Hulu (Rohul) di Halaman Kantor…

1 hari ago

Pemkab Kepulauan Meranti Lelang Aset Daerah Senilai Rp1,91 Miliar

Pemkab Kepulauan Meranti melalui BPKAD kembali melelang barang milik daerah (BMD) senilai Rp1,91 miliar secara…

1 hari ago