Categories: Nasional

Pagar Kawat dan Kendaraan Rusak

MEDAN (RIAUPOS.CO) — Aksi demo mahasiswa di depan gedung DPRD Sumatera Utara (Sumut), Selasa (24/9) sore, mulai memanas dengan diiringi perusakan kawat berduri dan pembakaran ban bekas.

Mahasiswa meminta tuntutan mereka dikabulkan yakni mencabut pengesahan UU KPK serta beberapa tuntutan lain.

Dua perwakilan anggota DPRD Sumut, Gusniadi (Gerindra) dan Ahmad Hadian (PKS) yang memenuhi permintaan mahasiswa naik ke atas mobil komando ditolak, meski keduanya menegaskan kedua partai menolak pengesahan revisi UU KPK.

Mahasiswa tak mau menerima karena keduanya bicara atas nama partai.

Massa mulai tak lagi bisa menahan emosi, bakar ban mulai terjadi, pagar kawat dirusak, melempar botol air mineral, dan saat ini mahasiswa maju tepat di depan pagar besar gedung dewan tanpa pembatas pagar kawat.

Sempat saling dorong untuk masuk lewat pintu pagar gedung dewan, namun berhasil ditahan.

Saat ini, mahasiswa kembali menahan diri dan konsetrasi mendengarkam orasi.

“RUU KUHP adalah suatu kebalikan fakta adalah menutupi UU KPK yang sudah disahkan. Saya berkeyakinan RUU KUHP tidak akan disahkan menutupi UU KPK yang sudah disahkan. Tapi mahasiswa tidak akan diam. Negeri ini sedang tidak baik-baik saja,“ teriak seorang orator.
Sumber: Jpnn.com
Editor: Erizal

Rinaldi

Share
Published by
Rinaldi

Recent Posts

Polisi Ungkap Motif Keji Pembunuhan Dumaris, Dipicu Narkoba dan Foya-Foya

Pelaku curas pembunuhan di Pekanbaru sempat foya-foya di Medan usai beraksi. Polisi ungkap motif dipengaruhi…

8 jam ago

Pendidikan Belum Merata, Abu Bakar Soroti Digitalisasi dan Minimnya Pengawasan Pusat

Abu Bakar soroti kesenjangan pendidikan daerah dan dorong perubahan sistem serta respons cepat pemerintah di…

9 jam ago

Dari Penggerebekan Polres Siak, Kades Langkai Ternyata Positif Narkoba

Kades Langkai Siak positif narkoba usai penggerebekan kasus sabu. Polisi amankan 4 tersangka dan barang…

11 jam ago

Mantan Ajudan Sekwan Pekanbaru Dituntut 4 Tahun Penjara, Kasus SPPD Fiktif Terungkap

Mantan ajudan Sekwan Pekanbaru dituntut 4 tahun penjara dalam kasus obstruction of justice SPPD fiktif…

12 jam ago

Polisi Selidiki Kasus Pria Tewas Terikat di Truk Pengangkut Minyak Goreng

Seorang pria ditemukan tewas terikat di kabin truk di Pekanbaru. Polisi masih menyelidiki penyebab kematian…

13 jam ago

Wako Agung Lantik 7 Pejabat, Langsung Minta Kerja Cepat dan Nyata

Wali Kota Pekanbaru Agung Nugroho melantik 7 pejabat baru dan menegaskan pentingnya adaptasi cepat serta…

13 jam ago