Categories: Nasional

Riau Targetkan 14 persen Kasus Stunting, PT RAPP Salurkan 10.400 PMTÂ

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Pemerintah Provinsi Riau menargetkan jumlah kasus perawakan pendek atau stunting turun menjadi 14 persen di tahun 2024.

Gubernur Riau, Syamsuar mengatakan prevalensi stunting di Riau menunjukkan penurunan dari 27,4 persen di tahun 2018 menjadi 23.7% di tahun 2020.

Untuk itu, pentingnya komitmen dan kerja sama antara pemerintah, pihak swasta dan seluruh komponen masyarakat dalam pelaksanaan konvergensi penurunan angka stunting di Provinsi Riau.

Alhamdulillah, hari ini kami sudah menjalin kerja sama dengan PT RAPP (Grup APRIL, red) yang telah menyampaikan komitmennya dalam rangka ikut bersama sama menangani stunting di Provinsi Riau,” kata Syamsuar dalam acara Pencanangan Program PKK Provinsi Riau Menurunkan Angka Stunting secara virtual di Balai Serindit, Gedung Daerah, Pekanbaru, Rabu (23/6/2021).

Dalam kesempatan ini, RAPP membantu sebanyak 10.400 Paket Pemberian Makanan Tambahan (PMT) yang akan disalurkan kepada anak dan balita di sejumlah Kabupaten dan Kota di Riau. Bantuan tersebut secara simbolis diserahkan kepada perwakilan penerima disaksikan Ketua TP PKK Riau Hj Misnarni didampingi Gubernur Riau Syamsuar. 

Turut hadir Ketua TP PKK Provinsi Riau Misnarni Syamsuar, Kepala BKKBN RI, Hasto Wardoyo secara virtual, Kepala Perwakilan BKKBN Riau Mardalena Wati Yulia dan Direktur PT Riau Andalan Pulp and Paper (RAPP).

Direktur RAPP, Mulia Nauli, mengatakan, program penurunan angka stunting ini merupakan salah satu komitmen APRIL 2030 dalam mendukung kemajuan inklusif melalui program pemberdayaan masyarakat. Program ini, dikatakan Mulia, selaras dengan program pemerintah melalui Tim Penggerak PKK Provinsi Riau.

“Pencegahan stunting menjadi penting karena ini semata-mata bukan hanya tugas pemerintah melainkan tugas kita bersama. Semoga dengan adanya bantuan PMT ini para ibu dapat semakin menjaga anak-anaknya sejak dalam kandungan hingga besar nanti agar menjadi generasi yang sehat, cerdas dan berkualitas,” ujar Mulia.

Selain bersinergi dengan TP PKK Provinsi Riau, Grup APRIL bersama Asia Pacific Rayon (APR) juga telah menjalankan program pelatihan bagi 300 kader di 276 posyandu di Riau yang berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan, BKKBN dan Puskesmas setempat secara virtual di mana kegiatan ini bagian dari komitmen perusahaan mendorong program pemerintah sebelum 2030 Riau bisa capai target zero stunting.

“Jadi bantuan ini hanya stimulan, di samping itu kita juga melaksanakan program pendampingan bagi kader-kader posyandu agar nantinya mereka dapat memberikan penyuluhan kepada ibu-ibu setempat tentang membuat dan mengolah makanan yang sehat dan bergizi,” kata Mulia.

Ia menyebutkan, untuk enam wilayah operasional pelatihan dan bantuan diberikan yakni Kabupaten Pelalawan, Siak, Kuansing, Kampar, Kepulauan Meranti dan Kota Pekanbaru.

Ia menekankan bahwa, semua pihak perlu mendorong pentingnya percepatan stunting dan perhatian kesehatan dan gizi yang baik bagi ibu-ibu hamil, anak dan balita.

"Sebab saya bisa berdiri di sini karena dilahirkan oleh ibu, peran ibu menyusui dalam membesarkan anaknya sampai bisa berjalan, berlari itu karena ibu. Jadi ini tugas kita semua untuk mencegah stunting sebab anak yang lahir sehat adalah cikal bakal munculnya pemimpin yang berkualitas di Riau," ujar Mulia Nauli mengakhiri.

Editor: Hary B Koriun

 

Firman Agus

Share
Published by
Firman Agus

Recent Posts

Menggugah Selera, Grand Elite Hotel Pekanbaru Hadirkan Menu Ayam Goreng Serundeng Sambal Bawang

Grand Elite Hotel Pekanbaru menghadirkan promo menu nusantara Ayam Goreng Serundeng Sambal Bawang lezat buatan…

15 menit ago

Operasional 1.276 SPPG Dihentikan Sementara, BGN Pastikan Pasokan Makan Bergizi Gratis Tetap Aman

Badan Gizi Nasional menindak tegas 1.276 SPPG dengan menghentikan sementara operasionalnya akibat belum memenuhi kriteria…

59 menit ago

Menang 38-23 atas Dharma Loka, SMP ICS Pekanbaru Tantang Al Azhar di Semifinal

SMP ICS Pekanbaru sukses mengamankan tiket semifinal Riau Pos-HSBL 2026 usai menundukkan SMP Dharma Loka…

1 jam ago

Kualitas Udara Sangat Tidak Sehat, Polresta Pekanbaru Bagikan 1.300 Masker N95 ke Pengendara

Satlantas Polresta Pekanbaru membagikan 1.300 masker N95 gratis di Jalan Diponegoro guna meminimalisir risiko ISPA…

1 jam ago

Kapolda Riau dan Ustaz Abdul Somad Resmikan SLB Cahaya Rimbo Panjang

Kapolda Riau Herry Heryawan dan Ustaz Abdul Somad meresmikan SLB Cahaya Rimbo Panjang untuk pendidikan…

2 jam ago

Wako Agung Tegaskan Dukungan untuk PSPS, Bidik Promosi ke Liga 1

Wako Pekanbaru Agung Nugroho menegaskan dukungan untuk PSPS dan mengajak suporter menjaga sportivitas demi target…

3 jam ago