penanganan-karhutla-kian-komprehensif
ROKAN HILIR (RIAUPOS.CO) — Polda Riau melakukan inovasi sebagai langkah pencegahan maupun deteksi cepat untuk mengatasi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) dengan teknologi Dashboard Lancang Kuning. Hal ini disampaikan Kapolres Rokan Hilir (Rohil) AKBP M Mustofa SIK MSI, Kamis (23/1).
"Tentunya polisi bekerjasama dengan pemda agar penanganan karhutla ini komprehensif, sehingga bisa sama-sama diawasi," sebutnya.
Dimana pada perangkat lunak atau program komputer yang ada digunakan empat aplikasi yani Terra, NOAA, Lapan dan Aqua. Dengan adanya fasilitas itu maka diyakini pemetaan, pemantauan lokasi termasuk penanganan karhutla bisa semakin lebih baik daripada sebelumnya.
Ia juga menjelaskan bahwa teknologi ini bisa digunakan semua pihak dalam mengatasi karhutla yakni dengan mengetahui kondisi di lapangan melalui satelit dengan titik koordinat.
Terpisah, musim kemarau sudah diambang pintu. Salah satu masalah yang berpotensi rawan terjadi berupa karhutla. Menyikapi hal itu, Polsek Bangko menggiatkan focus group discussion (FGD) penanggulangan karhutla dan gangguan lainnya di Kepenghuluan Labuhan Tangga Besar.
Kepenghuluan LTB merupakan yang tergolong kerap terjadi karhutla pada tahun lalu. Maka lewat FGD diharapkan tumbuh pemahaman yang lebih baik dari masyarakat agar tidak lagi melakukan pembukaan atau pembersihan lahan dengan cara dibakar.(fad)
IPC Terminal Petikemas mempercepat digitalisasi layanan pelabuhan untuk meningkatkan efisiensi bongkar muat dan mendukung arus…
Sebanyak 304.717 warga kurang mampu di Pekanbaru menikmati layanan kesehatan gratis melalui program UHC hanya…
Universitas Riau mengukuhkan delapan profesor baru sebagai penguatan riset dan kontribusi intelektual dalam mendukung pembangunan…
Pemko Pekanbaru melarang penebangan pohon besar tanpa izin. Kebijakan ini mendukung program Green City dan…
Satlantas Polresta Pekanbaru menggelar patroli Blue Light dini hari dan mengamankan 12 sepeda motor pelanggar…
PT Butala Menang Abadi meluncurkan Menang Member Card di awal 2026 untuk mempermudah jemaah umrah…