Categories: Nasional

Fitur Baru Google Assistant, Kini Anak Bisa Melacak Orang Tua

JAKARTA (RIAUPOS.CO) – Teknologi yang memungkinkan para orang tua melacak anak-anak mereka menggunakan perangkat seperti jam tangan pintar, telepon, dan teknologi GPS sudah menjadi hal biasa. Namun, Google sekarang ingin memperkenalkan hal sebaliknya.

Mereka ingin memperkenalkan fitur pelacakan terbalik, di mana sekarang para anak-anak dapat melacak keberadaan para orang tuanya.

Google baru-baru ini meng-update GoogleAssistant dengan beberapa fitur baru, salah satunya adalah kemampuan anak untuk menanyakan keberadaan keluarganya atau orang tuanya.

Pengguna akan dapat bertanya kepada Google misalnya ‘Hai Google, di mana keluargaku?’. Hasil pencarian akan tampil di lokasi terakhir mereka yang diketahui di Google Maps dan dapat dilihat.

Hal ini mungkin akan menimbulkan beberapa masalah privasi, tetapi tampaknya fitur ini hanya berfungsi untuk orang-orang yang merupakan bagian dari akun keluarga Google. Artinya, tidak seluruh keluarga besar Anda bisa dicari.

Ini bisa menjadi hal yang amat membantu jika ada anggota keluarga tidak menjawab telepon mereka dan pergi dalam jangka waktu yang lama dan mencurigakan. Fitur ini juga akan sangat berguna jika ada yang mengalami kecelakaan dan membutuhkan bantuan cepat.

 

Sumber: Jawapos.com

Editor: E Sulaiman

Arif Oktafian

Share
Published by
Arif Oktafian

Recent Posts

Prancis Diunggulkan Tekuk Swedia, Trio Mbappe-Dembele-Olise Jadi Ancaman

Prancis lebih diunggulkan menghadapi Swedia di babak 32 besar Piala Dunia 2026. Trio Mbappe, Dembele,…

4 menit ago

Disdik Pekanbaru Tunda Pengumuman SPMB SMP, Verifikasi Data Masih Berlangsung

Pengumuman hasil SPMB SMP Pekanbaru 2026 ditunda karena verifikasi dan sinkronisasi data masih berlangsung. Pendaftar…

20 menit ago

Kisah Heroik Ujang, Rela Pertaruhkan Nyawa demi Lepaskan Istri dari Serangan Buaya

Ujang nekat melawan buaya demi menyelamatkan istrinya yang diserang di Desa Soren. Korban selamat dan…

27 menit ago

Jerman Hadapi Paraguay, Nagelsmann Sebut Sistem 32 Besar Merugikan Juara Grup

Pelatih Jerman Julian Nagelsmann mengkritik format babak 32 besar Piala Dunia 2026 karena hanya memiliki…

24 jam ago

Calon Manajer Koperasi Merah Putih Meninggal, Koalisi Sipil Desak Investigasi Independen

Kematian lima calon manajer Koperasi Merah Putih saat latsarmil menuai sorotan. Koalisi sipil mendesak investigasi,…

24 jam ago

Kebakaran Hebat Hanguskan 300 Kios di Tembilahan, Pemkab Pastikan Pedagang Tetap Berjualan

Pemkab Inhil menyiapkan relokasi sementara usai sekitar 300 kios Pasar Rakyat dan Pasar Terapung Tembilahan…

1 hari ago