Presiden Joko Widodo memperkenalkan Menteri PAN RB Tjahjo Kumolo di Veranda Depan Istana Merdeka, Jakarta, Rabu (/23/10). Foto: Ricardo/JPNN.com
JAKARTA (RIAUPOS.CO) — Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (MenPAN-RB) Tjahjo Kumolo sudah menyinggung masalah tenaga honorer di pidato pertamanya saat sertijab dari pejabat lama, Syafruddin.
Tjahjo Kumolo menjelaskan, ada tiga hal utama yang disampaikan Presiden Joko Widodo kepadanya. Salah satunya adalah penataan ASN menyangkut masalah guru, perawat, tenaga honorer, Satpol PP, damkar, dalam upaya percepatan reformasi.
Saat ini, pemerintah akan menyelenggarakan rekrutmen CPNS 2019 dengan kuota yang disiapkan 197.111 orang. Rekrutmen ini, kata Tjahjo, harus dilakukan setransparan mungkin dan tidak boleh ada KKN.
"Saya dititipkan tiga amanah oleh presiden. Yaitu soal percepatan reformasi birokrasi, pengembangan inovasi di daerah, dan rekrutmen CPNS. Dalam konteks penataan ASN, penyelesaian guru, perawat, tenaga honorer, Satpol PP, damkar akan tetap kami tuntaskan walaupun sudah ada yang ditangani secara bertahap," terang Tjahjo dalam sambutannya di Kantor KemenPAN-RB, Jakarta, Rabu (23/10).
Dia menargetkan akan menuntaskan masalah honorer sembari membangun tata kelola pemerintah yang benar.
Tjahjo lantas bercerita tidak menyangka dirinya akan terpilih lagi jadi menteri untuk periode kedua. "Jujur saya pikir akan pensiun karena sudah enam periode jadi anggota DPR RI, lima tahun jadi Mendagri. Sekarang jadi MenPAN-RB," terangnya.
Tjahjo Kumolo menambahkan, tidak mencari sesuatu karena sudah kenyang. Bebannya sudah selesai dan jabatan MenPAN-RB ini amanah yang harus dikerjakan.
Sumber: Jpnn.com
Editor: Erizal
Pelaku curas pembunuhan di Pekanbaru sempat foya-foya di Medan usai beraksi. Polisi ungkap motif dipengaruhi…
Abu Bakar soroti kesenjangan pendidikan daerah dan dorong perubahan sistem serta respons cepat pemerintah di…
Kades Langkai Siak positif narkoba usai penggerebekan kasus sabu. Polisi amankan 4 tersangka dan barang…
Mantan ajudan Sekwan Pekanbaru dituntut 4 tahun penjara dalam kasus obstruction of justice SPPD fiktif…
Seorang pria ditemukan tewas terikat di kabin truk di Pekanbaru. Polisi masih menyelidiki penyebab kematian…
Wali Kota Pekanbaru Agung Nugroho melantik 7 pejabat baru dan menegaskan pentingnya adaptasi cepat serta…