Categories: Nasional

WNI Bisa Masuk RI dengan Syarat Ketat

JAKARTA (RIAUPOS.CO) — Situasi darurat Covid-19 di India membuat negara lain termasuk Indonesia waspada. Pemerintah memperketat siapapun Warga Negara Indonesia (WNI) dari luar negeri yang memiliki riwayat perjalanan ke India lalu masuk ke tanah air.

Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin menjelaskan, banyak orang yang masih masuk ke tanah air terutama pekerja migran Indonesia dalam 1-2 bulan terakhir ini. Belajar dari pengalaman mutasi virus B117 di mana mutasi itu dibawa oleh WNI yang pulang dari Arab Saudi, maka Menkes Budi mengingatkan agar waspada menerima kepulangan warga dari Asia Selatan.

"B117 itu masuknya Saudi Arabia, jadi kita memang mesti hati-hati yang masuk dari negara-negara Asia Selatan," tegasnya secara virtual, Jumat (23/4).

Ia menegaskan tugas kekarantinaan adalah memastikan Warga Negara Asing (WNA) dilarang masuk karena visanya tidak diterbitkan. Namun, Warga Negara Indonesia (WNI) tetap boleh masuk tanah air. Asalkan tetap mengikuti syarat ketat.

"Cuma WNI, tolong mengerti kalau bapak ibu pernah mengunjungi wilayah India dalam 14 hari terakhir, harus melakukan karantinanya 14 hari. Harus juga diambil PCR 2x, pada saat datang dan saat mau pergi," tegasnya.

Lalu tim akan mengambil sampel spesimennya untuk melihat jenis mutasi virus apa yang ada di dalamnya. Sehingga Indonesia bisa mencegah penyebaran mutasi virus.

"Dan dipastikan prokes jangan berkurang, kendor, lengah, ini yang kita harus waspada," katanya.

Menkes Budi menyebutkan sudah sebanyak 1.000 sample sejak Januari melihat mutasi virus di India dan Eropa yang penularannya cepat. Dan baru ada B1117 di Indonesia sejak Januari.

"Ini mengambarkan mutasi ini sering dan banyak, tapi yang bahaya b1117 di London, b1351 Afrika Selatan dan P1 di Brasil. Satu sudah teridentifikasi di Indonesia sejak Januari yaitu London," katanya.

Sumber: Jawapos.com
Editor: Rinaldi

 

Edwar Yaman

Share
Published by
Edwar Yaman

Recent Posts

Remisi Lebaran Dibagikan, 760 Warga Binaan Lapas Tembilahan Tersenyum Bahagia

Sebanyak 760 warga binaan Lapas Tembilahan menerima remisi Idulfitri 1447 H, dua di antaranya langsung…

5 jam ago

Diguyur Hujan, Warga Tetap Antusias Salat Id Bersama Wako Pekanbaru

Hujan deras tak surutkan antusias warga Pekanbaru Salat Idulfitri bersama wali kota. Lokasi dipindah ke…

6 jam ago

Hilal Syawal Belum Terlihat Rabu Malam, Pemerintah Arab Saudi Tetapkan Idulfitri Jumat 20 Maret

Hilal belum terlihat, Arab Saudi tetapkan Syawal Jumat 20 April 2026

3 hari ago

Viral! Penjambret di Pekanbaru Rampas Uang Santunan Anak Yatim

Aksi penjambretan uang santunan anak yatim di Pekanbaru viral. Pelaku berpura-pura bertanya sebelum merampas amplop…

4 hari ago

Jelang Lebaran, Jalan Teluk Leok Mulai Diperbaiki, Warga Bisa Segera Melintas

Pemko Pekanbaru mempercepat perbaikan jalan rusak jelang Idulfitri. Jalan Teluk Leok ditargetkan bisa dilalui aman…

4 hari ago

Jelang Idulfitri, 2.401 Guru di Pekanbaru Dapat Insentif Ramadan

Pemko Pekanbaru salurkan insentif Ramadan kepada 2.401 guru. Guru honor komite dapat tambahan hingga Rp600…

4 hari ago