termasuk-pengganti-anies-baswedan-jokowi-mulai-pilih-asn
JAKARTA (RIAUPOS.CO) – Presiden Joko Widodo mengaku sedang mempersiapkan aparatur sipil negara (ASN) untuk menggantikan kepala daerah yang akan habis masa jabatannya, termasuk Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan.
Jokowi tak membeberkan nama atau pun kriteria calon penjabat (Pj.) kepala daerah. Dia hanya memastikan proses sedang berlangsung.
"Ya, dalam proses persiapan nama-nama dulu," kata Jokowi kepada wartawan usai meresmikan Nasdem Tower di Jakarta, Selasa (22/2/2022).
Pada pertemuan dengan sejumlah pimpinan media massa di Istana beberapa waktu lalu, Jokowi juga bicara soal Pj. kepala daerah dari kalangan TNI-Polri. Dia merespons wacana yang bergulir usai pernyataan Kementerian Dalam Negeri.
Kala itu, Jokowi tak menjawab tegas apakah akan melantik Pj kepala daerah dari TNI atau pun Polri. Jokowi hanya merujuk kembali pada aturan perundang-undangan.
"Pejabat TNI-Polri aktif tidak mungkin menjadi penjabat kepala daerah tingkat I, UU-nya tidak memungkinkan," tutur Jokowi pada acara di Istana Kepresidenan, Rabu (19/1).
Sebelumnya, sejumlah pakar membicarakan proses peralihan kepemimpinan di daerah jelang 2024. UU Pilkada mengatur tidak ada pilkada pada 2022 dan 2023.
Untuk mencegah kekosongan kepemimpinan, pemerintah daerah diberi wewenang untuk menunjuk penjabat kepala daerah dari ASN. Presiden berwenang menentukan Pj gubernur, sedangkan Mendagri berwenang menunjuk Pj bupati dan wali kota.
Sumber: JPNN/News/CNN/Berbagai Sumber
Editor: Hary B Koriun
Satpol PP-PKP Kabupaten Kuansing menjaring enam wanita penghibur (LC) dan menyita miras dalam razia pekat…
Kabupaten Kepulauan Meranti menghadapi tantangan besar pengelolaan sampah, di mana dari 85 ton timbulan sampah…
Sebanyak enam bakal calon penghulu yang sempat gagal pada tahap pertama mengikuti tes mengaji susulan…
Pengecoran jalan akses Terminal Penumpang Pelabuhan Tanjung Harapan Selatpanjang selesai 100 persen dan kini memasuki…
Sebanyak tujuh unit gudang di Kawasan Pergudangan Avian Jalan Siak II Pekanbaru ludes terbakar pada…
Badan Gizi Nasional (BGN) menghentikan sementara penyaluran program Makan Bergizi Gratis bagi 39 ribu penerima…