Categories: Nasional

Bupati Pembina Upacara HAB Ke-74 Kemenag

ROKAN HILIR (RIAUPOS.CO) — Bupati Rokan Hilir (Rohil) H Suyatno AMp menjadi pembina upacara pada apel peringatan Hari Amal Bakti (HAB) Ke-74 Kementerian Agama (Kemenag) RI tahun 2020 tingkat Kabupaten Rohil, di Lapangan Taman Budaya, Batu Enam, Bagansiapiapi, Rabu (22/1).

Apel HAB dihadiri Ketua DPRD Rohil Maston, Kasi Intel Kejari Rohil Dian Affandi SH, Sekwan DPRD Rohil Syarwan, Forkopimda, Sekdakab Job Kurniawan MSi, Kamenag Drs H Sakolan MA serta dari MUI, LDI, LPTQ, pimpinan parpol, kepemudaan, profesi, pemuka agama, pemuka adat dan masyarakat.

Apel turut diwarnai dengan pembacaan lima Nilai Budaya Kerja Kemenag RI. Bupati membacakan sambutan Menteri Agama RI yang mengatakan, peringatan HAB sebagai refleksi rasa syukur atas jasa, perjuangan para tokoh terdahulu sebagai perintis.

Kemenag RI terbentuk pada 3 Januari 1946 yang dipimpin Rasyidi sebagai menteri pertama. Kala itu situasi negara masih di tengah revolusi fisik mempertahankan kemerdekaan.

Dilanjutkan, sesuai dengan UU maka negara berdasarkan pada Ketuhanan Yang Maha Esa, dan setiap pemeluk agama dijamin kebebasan untuk beribadah.

"Dalam negara ini tak boleh ada propaganda antiagama, penistaan, pemaksaan, ujaran kebencian dan kekerasan terhadap pemeluk agama yang berbeda," kata Suyatno.

Agama dan negara, terangnya, saling membutuhkan dan mengokohkan. Sejarah dunia awalnya hanya mengenal dua teori yakni teori integrasi, penyatuan agama dengan negara dan teori sekuler berupa pemisahan agama dengan negara.

Namun Indonesia, oleh para founding father mengenalkan teori baru berupa akomodasi. Di mana penguatan identitas keagamaan dan kebangsaan tak boleh dipisahkan.

"Kesalehan beragama dan loyalitas bernegara harus saling didukung," katanya.

Di akhir amanat ditegaskan soal enam hal yang harus diperhatikan oleh jajaran aparatur di lingkungan Kemenag yakni pahami sejarah Kemenag dan regulasi tupoksi. Lalu jaga idealisme, kejujuran dan integritas, tanamkan selalu pemahaman bekerja adalah ibadah, perkuat ekosistem pembangunan bidang agama, rangkul semua golongan, implementasikan visi misi pemerintahan dalam program kerja Kemenag.

Usai apel dilanjutkan dengan penyerahan SK penyuluh agama non-PNS.(adv)

Arif Oktafian

Share
Published by
Arif Oktafian

Recent Posts

Semarak Dies Natalis ke-4, UHTP Gelar Fun Walk di Pekanbaru

Universitas Hang Tuah Pekanbaru menggelar fun walk dalam rangka Dies Natalis ke-4 Tahun 2026 sebagai…

19 jam ago

Pemkab Rohul Mulai Reaktivasi 50.681 Peserta PBI JKN yang Dinonaktifkan

Sebanyak 50.681 peserta PBI JKN di Rohul yang dinonaktifkan sejak Februari 2026 mulai direaktivasi melalui…

20 jam ago

Jembatan Gantung Tanjung Betung Direnovasi, Mobilitas Warga Makin Lancar

Renovasi jembatan gantung di Tanjung Betung yang didukung Polri diharapkan memperlancar mobilitas warga dan menjadi…

21 jam ago

PBBDD Kumpulkan 1.899 Kantong Darah, Lampaui Target Jelang Ramadan

PBBDD berhasil mengumpulkan 1.899 kantong darah dalam baksos donor darah di Pekanbaru, melampaui target untuk…

21 jam ago

Insiden Turis Berbikini, Tokoh Adat Minta Konsep Pariwisata Kampar Diperjelas

Insiden turis berbikini di Danau Rusa disorot tokoh adat Kampar yang mendesak pemerintah daerah memperjelas…

22 jam ago

Satgas Kabel FO Dibentuk, DPRD Pekanbaru Tunggu Aksi Nyata

Satgas penertiban kabel FO telah dibentuk Pemko Pekanbaru. DPRD menunggu aksi nyata agar kota tidak…

22 jam ago