tak-boleh-berangkat-sebelum-divaksin
PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Pengetatan bagi penumpang dan pengguna moda transportasi menjelang libur Natal dan Tahun Baru
(Nataru) mulai diberlakukan. Salah satu syarat yang paling utama adalah calon penumpang harus sudah divaksin dan rapid antigen negatif.
Penerapan itu sudah diberlakukan salah satunya di Bandar Raya Payung Sekaki (BRPS). Bahkan petugas tak segan-segan untuk menurunkan penumpang yang belum divaksin. Setelah menjalani vaksinasi di terminal, penumpang baru diperbolehkan untuk naik bus melanjutkan perjalanan.
Kepala Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) Wilayah IV Provinsi Riau dan Provinsi Kepulauan Riau Ardono mengatakan, BPTD Wilayah IV Provinsi Riau dan Provinsi Kepulauan Riau mendukung program pemerintah dalam upaya melaksanakan vaksinasi kepada masyarakat dan penumpang yang ada di terminal. "Kegiatan hari ini (kemarin, red) adalah agenda rutin keliling. Pas hari ini (Selasa, red) kami meninjau vaksinasi di Terminal BRPS," ujarnya di Terminal BRPS Pekanbaru, Selasa (21/12).
Ia mengungkapkan, persyaratan perjalanan pada masa Nataru yang pertama adalah kapasitas angkutan umum maksimal 75 persen. Selain itu penumpang vaksin dua kali dan hasil rapid antigen negatif. Kemudian harus mematuhi prokes seperti pakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak dan lain-lain. Selain itu juga harus ada aplikasi PeduliLindungi.
"Ini mendukung program pemerintah dalam memaksimalkan, mengoptimalkan vaksinasi yang kita adakan di terminal," ungkapnya.
Saat Riau Pos di Terminal BRPS kemarin, didapati tiga penumpang sempat diturunkan oleh petugas karena tidak bisa menunjukkan bukti vaksin Covid-19. Tiga penumpang tersebut menaiki bus tujuan Pulau Jawa. Setelah dilakukan vaksinasi kemudian dipersilakan kembali melanjutkan perjalanannya.
Koordinator Satuan Pelayanan BRPS Kota Pekanbaru Henry Tambunan mengatakan, pelaksanaan vaksinasi di Terminal BRPS Pekanbaru sudah berlangsung sejak 18 Desember lalu. Selain vaksinasi, di Terminal BRPS juga ada rapid tes.
"Kegiatan vaksinasi ini bekerja sama dengan Dinas Kesehatan yang berkoordinasi dengan Puskesmas Payung Sekaki dan Polsek Payung Sekaki, sehingga diadakanlah vaksinasi di sini setiap hari," terangnya.Dijelaskannya, vaksinasi diperuntukkan kepada masyarakat maupun penumpang. "Tetapi kan kalau kepada penumpang kita tanyakan terlebih dahulu, apakah sudah vaksinasi atau belum. Kemudian dicek di aplikasi PeduliLindungi," ujarnya.
HSBL 2026 Pekanbaru diikuti 46 tim dan menghadirkan kategori Junior khusus pelajar SMP atau sederajat…
PSPS Pekanbaru menghadapi PSIS Semarang di laga pembuka Championship 2026/2027. Askar Bertuah menargetkan poin dari…
Pemprov Riau akan memelihara Jembatan Siak I dan Siak III pada pekan ketiga September dengan…
Pertamina Patra Niaga menaikkan pasokan BBM JBT di Riau hingga 27 persen seiring meningkatnya kebutuhan…
Komjak RI mengunjungi Kejari Pekanbaru untuk mengecek pengaduan masyarakat dan sarana prasarana serta mengingatkan pentingnya…
Video pembagian MBG di SDN 015 Tambusai Utara viral dan memunculkan anggapan penolakan. Sekolah menegaskan…