Ormas Diminta Tak Sweeping
DUMAI (RIAUPOS.CO) — Masyarakat Kota Dumai diminta untuk tetap menjaga kondusifitas daerah, baik saat menjelang Natal maupun malam pergantian tahun. Hal itu disampaikan Wakapolres Dumai Kompol Alex Sandi Siregar, Jumat (20/12) di Mapolres Dumai.
"Kami minta masyarakat tetap menjaga toleransi, baik antar maupun internal umat beragama di Kota Dumai," ujar pria yang akrab disapa Alex tersebut.
Ia juga berpesan kepada ormas yang ada, untuk tidak melakukan sweeping, baik terhadap miras, maupun tempat hiburan.
"Laporkan saja kepada kami. Jangan mengambil tindakan sendiri. Percayalah kami akan melakukan tindakan sesuai dengan aturan yang ada, jadi biarkan polisi yang mengambil tindakan. Kami yakin semua tetap komitmen untuk memberantas penyakit masyarakat," tuturnya.
Ia menegaskan jika tetap ada ormas yang melakukan sweeping pihaknya akan menindak tegas yang bersangkutan. "Selama ini Kota Dumai aman dan kondusif," tuturnya.
Ia juga mengimbau agar masyarakat tidak menyambut Natal dan tahun baru secara berlebihan. "Isi dengan kegiatan yang bermanfaat dan positif," tuturnya.
Ia mengatakan berdasarkan prediksi, terdapat 12 potensi kerawanan yang harus diantisipasi, yaitu aksi terorisme, kejahatan konvensional, kemacetan lalu lintas, kecelakaan transportasi, sweeping ormas. Aksi penolakan peribadatan, kenaikan harga sembako, konflik sosial dan tawuran, bencana alam, konvoi dan balap liar, kebakaran akibat petasan, dan pesta narkoba ataupun minuman keras menjadi antensi.(ade)
Laporan HASANAL BULKIAH, Dumai
Program sunat massal dan pemeriksaan kesehatan gratis di Rohul mendapat apresiasi warga karena membantu meringankan…
Afrika Selatan mencetak sejarah dengan lolos ke fase gugur Piala Dunia untuk pertama kalinya dan…
BRK Syariah mendukung pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 dan mengajak masyarakat berpartisipasi demi terwujudnya data ekonomi…
Mahasiswa Umri menjadi korban pemukulan saat aksi di DPRD Riau. IMM Pekanbaru mendesak aparat mengusut…
Longsor menutup jalur Padang–Bukittinggi di Lembah Anai. Akses dua arah ditutup total sementara demi keselamatan…
Pendaftaran SPMB SMP negeri Pekanbaru hampir berakhir. Jalur domisili mencapai 98 persen, sementara kuota sekolah…