Categories: Nasional

54 TKI Non-Prosedural Dipulangkan

DUMAI (RIAUPOS.CO) –  54 Tenaga Kerja Indonesia (TKI) nonprosedural yang bekerja di Malaysia dikembalikan ke Indonesia melalui   Pelabuhan Pelindo Dumai. Mereka dipulangkan, Sabtu (20/10). Saat ini mereka berada di tempat penampungan sementara di Kantor Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia (P2TKI) wilayah kerja Dumai, di Kelurahan Jaya Mukti, Kecamatan Dumai Timur.

Terdiri dari  18 wanita dan 36 laki laki. Mereka dipulangkan menggunakan  kapal Indomal Expres dari Pelabuhan Melaka. Informasi yang diterima, WNI yang dipulangkan tersebut terjerat berbagai kasus seperti bekerja tanpa dokumen keimigrasian (paspor), dan menggunakan paspor pelancong untuk bekerja.

Kepala Unit Tempat Pemeriksaan Imigrasi Pelabuhan Pelindo 1 Kota Dumai Wahyu Aditya Prabu melalui Pejabat imigrasi Gessy Angraini mengatakan, puluhan WNI yang dipulangkan ini bekerja di Malaysia terindikasi tidak memiliki paspor dan menyalahgunakan paspor. “Mereka  deportasi dari Malaysia” ujarnya.

Sebelum dipulangkan, para TKI  tersebut sudah  menjalani kurungan di penjara di Malaysia selama beberapa bulan sesuai dengan pelanggaran yang dilakukan. “Mereka sudah mendapatkan sangsi dari Otoritas Malaysia,” tuturnya

  Hamsah (40) salah satu TKI yang dipulangkan  mengaku dipenjara selama empat bulan karena kasus bekerja tanpa dokumen resmi. “Saya sudah  empat tahun bekerja di Negeri Malaka dan bekerja sebagai buruh bangunan pada sebuah perusahaan,” ujar Pria asal Kabupaten Pulawali Mandar tersebut.

Ia mengaku jera dan tidak akan kembali lagi bekerja di Malaysia. “Di tempat penampungan di Malaysia kami cukup menderita, saya rencananya mau pulang ke Lampung tempat istri saya di sana sama keluarga sambil cari pekerjaan,” ujarnya.

Koordinator Pos BP2TKI Dumai Humisar Saktipan Siregar mengatakan pihaknya melakukan pendataan terhadap TKI yang dipulangkan. Untuk sementara mereka ditampung di Jaya Mukti di Jalan Pauh Jaya, Kelurahan Jaya Mukti.

“Setelah didata, baru dipulangkan ke tempat daerah asal mereka berdasarkan identitas mereka,” tutupnya.

Pihak melakukan penampungan sesuai dengan tugas mereka dan menghindari para TKI kembali terjerat pihak yang tidak bertanggung jawab. “Mereka aman di tempat kami, sampai mereka pulang ke tempat masing-masing,” tutupnya.(hsb)

 

Firman Agus

Share
Published by
Firman Agus

Recent Posts

Sopir Truk Pembawa Ratusan Karung Bawang Ilegal Diciduk di Teluk Meranti

Polres Pelalawan menggagalkan pengiriman 7,5 ton bawang merah ilegal tanpa dokumen karantina di Teluk Meranti.

2 jam ago

Miris, 3.011 Anak di Bengkalis Putus Sekolah, Faktor Ekonomi Jadi Penyebab Utama

Dinas Pendidikan Bengkalis mencatat 3.011 anak putus sekolah hingga 2026. Faktor ekonomi keluarga menjadi penyebab…

2 jam ago

Proyek Drainase Mangkrak, Jalan di Perumahan Lumba-Lumba Digenangi Air Kotor

Proyek drainase di Jalan Merpati, Binawidya, terhenti hampir tiga pekan dan menyebabkan air kotor menggenangi…

2 jam ago

Kabel Semrawut di Pekanbaru Bakal Ditanam Bawah Tanah, Penataan Dilakukan Bertahap

Pemko Pekanbaru mulai menata kabel telekomunikasi semrawut menuju sistem bawah tanah demi estetika dan kenyamanan…

2 jam ago

Sejak Januari, Damkar Pekanbaru Sudah Evakuasi 214 Ular dari Permukiman Warga

Damkar Pekanbaru mencatat 214 evakuasi ular sejak Januari 2026. Ular piton hingga kobra ditemukan masuk…

3 jam ago

Rohul Perkuat Promosi Wisata Lewat Branding Wonderful Indonesia Berbasis Medsos

Pemkab Rohul memperkuat promosi wisata melalui branding Wonderful Indonesia berbasis media sosial untuk mengenalkan destinasi…

3 jam ago