Categories: Nasional

Kasus Pelecehan dan Pemerasan Oknum Dokter, Polisi Susul Korban ke Bali

JAKARTA (RIAUPOS.CO) – Jajaran Polres Bandara Soekarno Hatta masih mendalami kasus dugaan pelecehan seksual dan pemerasan oleh oknum dokter kepada perempuan berinisial LHI, 23. Saat ini penyidik sudah melakukan profiling terhadap korban dan penyebar informasi tersebut.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Yusri Yunus mengatakan, sampai saat ini korban belum membuat laporan polisi atas kasus tersebut. “Kami sudah berkoordinasi kemarin, dia dari Medan sudah ke Bali dari Bali kami mengundang lagi ke kantor polisi juga tidak datang,” kata dia kepada wartawan, Senin (21/9).

Atas dasar itu, penyidik Polres Bandara Soekarno Hatta berencana akan menemui LHI di Bali. Dengan begitu, kasus dugaan pelecehan seksual dan pemerasan ini bisa segera diungkap. Sehingga masyarakat tidak berspekulasi.

“Jangan menyebarkan tetapi habis itu sembunyi, kita jemput bola karena dia sudah menyebarkan, kita jemput bola ke sana supaya terang benderang perkara ini,” tegas Yusri.

Adapun alasan korban tak kunjung memenuhi permintaan polisi untuk datang adalah karena tengah bekerja. Sehingga tidak bisa bepergian jauh sementara waktu.

Sebelumnya, Viral sebuah kanar di media sosial bahwa telah terjadi pelecehan seksual di Bandara Soekarno Hatta. Kisah ini dibagikan oleh perempuan berinisial LHI, 23, selaku pemilik akun Twitter @listongs.

LHI menyebut pelecehan itu terjadi saat dia melaksanakan rapid test yang disediakan oleh Bandara Soekarno Hatta sebagai syarat perjalanan menuju Nias, Sumatera Utara, pada Minggu (13/9). Hasil rapid tes itu dinyatakan positif oleh sang dokter.

LHI kemudian memutuskan membatalkan perjalanan ke Nias karena takut menularkan virus. Ditambah, dia meresa perjalannya ke Nias tidak begitu mendesak.

Namun, oknum dokter tersebut menawarkan bantuan memanipulasi data rapid test. Dia kemudian meminta uang Rp 1,4 juta kepada korban. Bahkan dokter tersebut sempat mencium dan meraba payudara korban.

 

Sumber: Jawapos.com

Editor: E Sulaiman

Arif Oktafian

Share
Published by
Arif Oktafian

Recent Posts

Rumah Bulat dan Dua Kontrakan di Marpoyan Damai Ludes Terbakar, Motor Ikut Hangus

Kebakaran di Marpoyan Damai Pekanbaru menghanguskan rumah bulat, dua kontrakan, dan sepeda motor. Delapan unit…

10 jam ago

Mangrove Desa Bokor Mendunia, 13 Spesies Jadi Magnet Wisatawan

Desa Bokor di Kepulauan Meranti berhasil menjaga 13 spesies mangrove dan mengembangkan ekowisata berkelanjutan berbasis…

10 jam ago

Razia Gabungan di Sudirman, 117 Kendaraan Langsung Ditindak

Sebanyak 117 kendaraan ditindak dalam razia gabungan di Jalan Sudirman Pekanbaru, termasuk truk ODOL dan…

2 hari ago

UHTP Sembelih 4 Sapi Kurban, Daging Dibagikan untuk Warga dan Karyawan

Universitas Hang Tuah Pekanbaru menyembelih empat sapi kurban pada Iduladha 1447 H dan membagikannya kepada…

3 hari ago

Puluhan Tahun Rusak, Jalan Pesisir di Rumbai Segera Mulai Dibangun

Jalan Pesisir di Rumbai yang puluhan tahun rusak segera diperbaiki. Anggaran pembangunan mencapai Rp11,8 miliar.

3 hari ago

Lonjakan Penumpang Roro Bengkalis Terjadi Jelang Libur Akhir Pekan dan Iduladha

Arus penyeberangan Roro Bengkalis meningkat jelang Iduladha. Pengendara motor bahkan harus antre hingga empat jam.

3 hari ago