Categories: Nasional

Waspada, Udara Pekanbaru Masih Berbahaya

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Kualitas udara Kota Pekanbaru pagi ini, Sabtu (21/9) masih berbahaya. Dari laman resmi bmkg.go.id memperlihatkan tren perjamnya untuk kualitas udara (PM10) di Kota Pekanbaru sekitar pukul 02.00 WIB pagi berada diatas 350 dengan kategori berbahaya. Hingga pukul 08.00 WIB ini, grafik menunjukan penurunan, meski masih berada di angka 363.25 ugram/m3.

 

Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Pekanbaru, menyebut kondisi jarak pandang saat ini kurang dari satu km di beberapa wilayah. Dijelaskan hanya Kota Dumai yang kondisinya mulai berangsur-angsur membaik dengan jarak pandang dua km. 

 

"Di Pelalawan 400 meter, Rengat 500 meter dan Pekanbaru 700 meter jarak pandangnya. Serta disertai asap," kata Kasi Data dan Informasi Marjuki. 

 

"Kondisi cerah berawan berlangsung hingga malam hari. Perlu diwaspadai pula adanya potensi jarak pandang yang menurun diakibatkan oleh kekaburan udara dari partikel kering seperti asap dan haze," paparnya. 

Kondisi udara Riau sendiri berkisar antara 23-33 derajat celcius dengan kelembapan udara 50-98 persen. "Dimana, arah angin bertiup dari tenggara ke Selatan dengan kecepatan 10-20 km per jam," ucapnya. 

Sementara titik panas (hotspot) terpantau pada pukul 06.00 WIB sebanyak 1.182 se Sumatera dengan level konfiden diatas 50 persen. Yang mana, ada 198 diantaranya berada di Riau. 
Tersebar di Bengkalis 17 titik, dua di Meranti dan Kampar, Kuansing  titik, Pelalawan 28 titik, Rohil 57 titik, Inhil 74 titik, dan Inhu 14 titik. 

"Kemudian Riau dengan level konfiden diatas 70 persen atau diduga merupakan titik api (firespot)  ada 129 titik. Yakni, Bengkalis 13 titik, Meranti satu titik, Kuansing dua titik, Pelalawan 18 titik, Rohil 38 titik, Inhil 47 titik dan Inhu 10 titik," ucapnya.

 

Laporan: Muslim Nurdin/*1/Pekanbaru

 

Editor: wws

Arif Oktafian

Share
Published by
Arif Oktafian

Recent Posts

Aslog Kapolri Pimpin Langsung Pemadaman Karhutla di Pelalawan

Mabes Polri mengirim 6.000 liter Formula X-Fire untuk memperkuat pemadaman karhutla di Pelalawan, terutama kawasan…

16 jam ago

Kabut Asap Pekanbaru, Sekolah Kembali Tatap Muka Terbatas dengan Wajib Masker

Kabut asap karhutla masih berdampak pada sekolah di Pekanbaru. PTM terbatas diberlakukan dengan kewajiban masker…

17 jam ago

Hujan Lebat Guyur Kuansing, Salat Istisqa Dialihkan Jadi Tausyiah dan Doa Bersama

Hujan lebat mengguyur Kuansing sejak Jumat dini hari. Salat Istisqa dialihkan menjadi tausyiah dan doa…

17 jam ago

Kasus Dugaan Pencabulan Santriwati, Pengasuh Ponpes di Lubuk Dalam Dibekuk

Pengasuh ponpes di Lubuk Dalam, Siak, RS alias KR ditangkap terkait dugaan pencabulan santriwati. Polisi…

17 jam ago

HSBL 2026 Pekanbaru Segera Bergulir, 46 Tim Siap Adu Kemampuan

HSBL 2026 Pekanbaru diikuti 46 tim dan menghadirkan kategori Junior khusus pelajar SMP atau sederajat…

2 hari ago

PSPS Pekanbaru Tantang PSIS di Laga Pembuka Championship 2026/2027

PSPS Pekanbaru menghadapi PSIS Semarang di laga pembuka Championship 2026/2027. Askar Bertuah menargetkan poin dari…

2 hari ago