kehilangan-sandal
Banyak cerita saat di bulan suci Ramadan. Khususnya di saat pelaksaan Salat Tarawih di masjid.
Ucil dan kawan-kawannya bergembira saat datang ke masjid di malam hari. Bocah-bocah itu sering bermain usai melaksanakan salat tarawih.
Nah, berdasarkan pengalaman, sandal jemaah sering hilang atau tertukar. Itu lebih disebabkan karena bentuk sandal yang mirip.
Ucil pun pernah kehilangan sandalnya. Tahun ini, tak ingin sandalnya hilang, Ucil punya cara unik.
Ucil pun berinisiatif membuat tulisan di sandalnya. Tulisannya, "jangan dicuri".
Meskipun telah ditulis dengan kata seperti itu, ternyat sandal jepit Ucil tetap saja hilang.
"Alamak….!! Sandal saya tetap saja hilang," ucapnya.
Ucil pun mengajak teman-temannya untuk mencari sandalnya. Ternyata setelah dicari-cari ke sekeliling masjid, sandal milik Ucil bukannya hilang, tetapi terjatuh ke parit.
"Ternyata bukan hilang tetapi jatuh ke parit. Mungkin kena sepak-sepak orang," katanya sambil bersyukur.(dof)
MPP Inhil menambah layanan haji dan umrah. Masyarakat kini bisa mengurus keperluan ibadah secara mudah…
Polisi mengamankan 29 sepeda motor saat patroli balap liar di Simpang Garoga, Duri, guna menjaga…
Unri bersama Tanoto Foundation membangun sistem digital soft skills mahasiswa terintegrasi, terukur, dan menjadi bagian…
Pemprov Riau mewajibkan investor menyimpan dana di BRK Syariah sebagai langkah memperkuat bank daerah dan…
Pedagang mendesak Pasar Bawah Pekanbaru segera dioperasikan sebelum Ramadan setelah dua tahun revitalisasi belum juga…
Pemkab Rohul menggratiskan pendidikan atlet difabel Niken hingga Paket C serta memberi uang pembinaan atas…