Categories: Nasional

Ketua KPK: Jangan Gunakan Simbol Pribadi saat Bertugas

JAKARTA (RIAUPOS.CO) – Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Agus Rahardjo menyatakan berdirinya KPK untuk menguatkan eksistensi Indonesia di mata dunia internasional. Agus menginginkan hal ini dapat ditanamkan kepada seluruh masyarakat Indonesia.

“Merawat Indonesia sebesar ini sungguh beratnya luar biasa, sangat kompleks, sangat kompetitif,” kata Agus di Gedung KPK, Jalan Kuningan Persada, Jakarta Selatan, Rabu (20/11).

Agus mencontohkan, negara Yugoslavia pecah menjadi tujuh negara karena perbedaan sejarah agama dan suku. Namun, Agus bersyukur hal ini tidak terjadi pada Indonesia.

“Montenegro, Kosovo, Serbia, Makedonia, ingat ya? Mereka menjadi itu juga berdarah-darah korbannya banyak sekali. Kita hari ini sebetulnya menikmati founding father kita yang sudah sepakat menggariskan Pancasila, menggariskan Bhinneka Tunggal Ika,” ucap Agus.

Agus menyebut, padahal Indonesia dalam sejarahnya banyak kerajaan. Bahkan bahasa dan sukunya berbeda-beda, namun tetap bersatu hingga kini.

“Kalau kita berbicara bahasa, di Papua saja bahasa itu 400 lebih. Jadi kalau ada yang bilang, suku bangsa kita itu 742 dan India 642. Jadi kalau syukur-syukur orang sekomplek kita,” terang Agus.

Oleh karena itu, Agus menyatakan sebagai pimpinan KPK dia meminta agar jajarannya tidak memakai simbol pribadi saat melakukan tugas. Terlebih KPK merupakan aparat penegak hukum.

“Jadi kita sebagai penegak hukum harus memikirkan imparsial, bayangkan kalau kita menangkap orang dengan menggunakan kopiah haji, yang ditangkap dari agama lain gimana? Itu enggak boleh, iya kan? Jadi kita harus menjaga independensi kita,” tukasnya.

Sumber: Jawapos.com
Editor: E Sulaiman

Arif Oktafian

Share
Published by
Arif Oktafian

Recent Posts

Kabar Baik! Jalan Teratai Pekanbaru Mulai Dibenahi, Drainase yang Lama Tertutup Kini Dibuka

Pemko Pekanbaru mulai memperbaiki Jalan Teratai dengan normalisasi drainase dan overlay sepanjang 783 meter. Pekerjaan…

5 jam ago

Gara-gara Puntung Rokok, 5 Hektare Kebun Sawit di Inhu Terbakar, Pelaku Ditahan Polisi

Seorang buruh angkut sawit di Indragiri Hulu ditetapkan sebagai tersangka setelah diduga membuang puntung rokok…

6 jam ago

Pacu Jalur Bawa Berkah, Menteri PU Siap Kaji Pembangunan Tol Pekanbaru-Kuansing

Menteri PU mengkaji rencana pembangunan Tol Pekanbaru-Kuansing untuk mendukung Pacu Jalur, memperlancar akses, dan mendorong…

6 jam ago

Promo Merdeka Angkasa Garden Hotel Hadirkan Menu Unik, Mierdeka Laksamana Jadi Andalan

Angkasa Garden Hotel Pekanbaru menghadirkan Promo Merdeka dengan menu baru Mierdeka Laksamana dan Si Merah…

7 jam ago

Kasus Seragam SMAN Riau Masuk Babak Baru, Kepala Sekolah Diperiksa Satu per Satu

BKD Riau mulai memanggil kepala sekolah terkait kasus kelebihan bayar seragam SMAN. Sanksi disiplin disiapkan,…

7 jam ago

Gajah Jovi Tutup Usia di PLG Minas, Sempat Dirawat Intensif Selama Sebulan

Gajah jinak Jovi yang berjasa menangani konflik satwa di Riau mati setelah sebulan dirawat akibat…

7 jam ago