Categories: Nasional

Sapi Bebas PMK Terus Masuk

JAKARTA (RIAUPOS.CO) – Mendekati pelaksanaan Iduladha, stok hewan kurban di kota-kota besar terus ditingkatkan. Sebanyak 450 ekor sapi dari Sidrap, tiba di Jakarta kemarin (19/6) sore.

Sapi milik PT Berdikari United Livestock (BULS) Sidrap itu dipastikan aman atau terbebas dari virus penyakit kuku dan mulut (PMK).

Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas) Arief Prasetyo Adi menyambut langsung kedatangan ratusan ekor sapi tersebut. Dia menjelaskan sapi tersebut untuk pemenuhan Iduladha di wilayah Jabodetabek dan Bandung Raya.  "Pemerintah akan terus memasukkan sapi dari luar Pulau Jawa atau zona hijau (penyakit PMK), untuk memenuhi keperluan konsumen," tuturnya.

Arief mengatakan sebelumnya sudah tiba dua gelombang sapi dari berbagai Indonesia. Contohnya pada gelombang pertama berlabuh sebanyak 260 ekor sapi. Kemudian pada gelombang kedua tiba 2.300 ekor sapi. Untuk hari ini, Senin (20/6) dijadwalkan akan datang lagi 530 ekor sapi dari Bima.

"Jadi terus menerus kita masukkan sapi. Karena pada saat ini beberapa lokasi ada yang belum terbebas PMK," tuturnya. Seperti diketahui untuk daerah dengan kasus PMK yang tinggi, tidak boleh ada lalu lintas pengiriman sapi. Sehingga untuk menutup potensi permintaan yang tinggi, didatangkan sapi-sapi dari luar Jawa, khususnya daerah yang hijau kasus PMK.

Arief menegaskan sapi-sapi yang masuk Jakarta itu sudah dipastikan sehat dan aman dikonsumsi. "Khususnya terbebas dari PMK," tuturnya. Dia juga menyampaikan harga daging sapi menjelang Idul Adha tidak mengalami lonjakan. Sebab masyarakat sudah memiliki banyak pilihan. Seperti daging sapi atau kerbau beku dan sapi hidup dari Australia.

"Kalau kita lihat kemarin jelang Idulfitri, ada beberapa pengamat yang menyampaikan harga (daging sapi) akan jadi Rp200 ribu/kg. Ternyata tidak," tuturnya. Dia mengatakan harga rata-rata daging sapi di Jabodetabek dan Bandung Raya masih di bawah Rp160 ribu/kg.

Dokter hewan sekaligus Kepala Lembaga Pemberdayaan Peternak Mustahik (LPPM) Baznas Ajat Sudrajat menyampaikan sejumlah upaya pencegahan penularan PMK untuk hewan ternak seperti sapi atau kambing. Dia mengakui bahwa penularan virus PMK tersebut cukup cepat. "Salah satunya melalui airdrop," tuturnya.

Dia mengatakan salah satu upaya mencegah penularan virus PMK adalah membatasi akses orang masuk ke kandang. Karena ada potensi penularan virus PMK dibawa oleh orang yang masuk ke kandang. Kemudian layaknya pada kasus Covid-19, diperlukan proses karantina hewan. Hewan yang baru didatangkan oleh peternak, sebaiknya dipisah dahulu. "Jangan langsung dicampur ke hewan ternak yang sudah ada di kandang," tuturnya.

Sementara itu jajaran Kementerian Pertanian (Kementan) terus meningkatkan proses vaksinasi PMK di sejumlah daerah. Rencananya mulai pekan ini, proses vaksinasi bisa dipantau secara online. Mentan Syahrul Yasin Limpo berharap dengan program vaksinasi itu, bisa menjadi upaya pengendalian virus PMK.

"Selain dengan vaksinasi, pengendalian PMK dilakukan dengan berbagai upaya. Seperti pengetatan lalu lintas hewan," katanya.(wan/jpg)

Edwir Sulaiman

Share
Published by
Edwir Sulaiman

Recent Posts

Brazil adalah Brazil, Ancelotti Tetaplah Don Carlo

Carlo Ancelotti mulai menunjukkan sentuhan pragmatis bersama Brazil. Kini Selecao bersiap menghadapi ancaman Erling Haaland…

19 jam ago

Pecah Rekor 10 Tahun, Kafilah Inhu Sukses Tembus 4 Besar MTQ Riau 2026

Kafilah Inhu mencetak sejarah dengan finis di peringkat IV MTQ Riau 2026. Prestasi terbaik dalam…

19 jam ago

Bertemu Sahabat Lama, Rifat Sungkar Dukung Penuh Pengembangan Kota Pekanbaru

Rifat Sungkar menyatakan siap membantu Pemko Pekanbaru mewujudkan pembangunan sirkuit otomotif dan mendukung berbagai program…

19 jam ago

Besok Pagi! Bergerak Bersama Mitsubishi Motors dan Riau Pos Hadirkan Rifat Sungkar di Pekanbaru

Mitsubishi Motors bersama Riau Pos menggelar Bergerak Bersama di Grand Ubud Pekanbaru dengan beragam aktivitas…

2 hari ago

Pemko Pekanbaru Pastikan Tak Ada Anak Putus Sekolah, Layanan Pengaduan SPMB Dibuka

Pemko Pekanbaru membuka layanan pengaduan dan jalur pemenuhan kuota SPMB SMP 2026 agar seluruh anak…

3 hari ago

PKL Kembali Menjamur di Sekitar Jembatan Siak IV, Satpol PP Pastikan Penertiban Berlanjut

PKL kembali bermunculan di Jalan Sudirman Ujung dekat Jembatan Siak IV. Satpol PP Pekanbaru menegaskan…

3 hari ago