Kapolresta Pekanbaru Kombes Pol Susanto memberikan arahan kepada personel Brimob untuk melerai tawuran dua kelompok warga di Kota Pekanbaru, baru-baru ini.(EVAN GUNANZAR/RIAU POS)
PEKANBARU (RIAUPOS.CO) — Penyidik Polsek Pekanbaru Kota menyerahkan tersangka dan barang bukti kasus jambret yang diamankan beberapa waktu lalu ke Jaksa Penuntut Umum (JPU).
Kapolsek Pekanbaru Kota AKP Sunarti saat dikonfirmasi melalui Kanit Reskrim Iptu EJ Manullang mengatakan, penyerahan tersangka dan barang bukti tersebut dilakukan petugas, kemarin sekitar pukul 09.30 WIB. ‘’Ya, berkas telah rampung, tersangka dan barang bukti telah kami serahkan,’’ jelasnya.
Lebih lanjut dijelaskan, pihaknya juga masih melakukan pengembangan terkait kasus jambret tersebut, di mana keberadaan daftar pencarian orang (DPO) lainnya masih mereka selidiki.
Diberitakan sebelumnya, dua orang lelaki berinisial AD alias Andre (30) serta rekannya AA alias Adit (15), terpaksa berurusan dengan aparat kepolisian Polsek Pekanbaru Kota.
Kedua tersangka merupakan warga Jalan Mandala Kelurahan Tangkerang Tengah, Kecamatan Marpoyan Damai dan warga Jalan Sari Kencana Ujung, Marpoyan Damai.
Peristiwa kejahatan tersebut dilakukan kedua tersangka di depan Kantor Samsat Riau, Jalan Gajah Mada, Kelurahan Simpang Empat Kecamatan Pekanbaru Kota, Sabtu (4/5).
Dari tangan tersangka petugas kepolisian mengamankan satu unit handphone dan satu unit sepeda motor matik warna hitam BM 475A AAK.
Sebelum dilakukan penangkapan, awalnya tersangka AD dan AA berada di salah satu warnet di Jalan Mandala, Kelurahan Tangkerang Tengah. Saat itu tersangka AA mengatakan kepada rekannya AD untuk mencari uang. Tidak beberapa lama kemudian tepatnya sekitar pukul 15.00 WIB, setelah keluar dari warnet mereka mencari target dengan mengendarai sepeda motor warna hitam BM 4754 AKK.
Saat itu sepeda motor dikendarai oleh tersangka berinisial AD, sementara AA dibonceng. Saat memasuki Jalan Diponegoro kedua tersangka bergantian mengendarai sepeda motor.
Memasuki Jalan Gajah Mada kedua tersangka melihat ada seorang ibu-ibu berhenti di pinggir jalan sambil menelpon. Tidak beberapa lama kemudian keduanya mendekati dan merampas handphone milik korban.
Setelah berhasil merampas ponsel korban keduanya melarikan diri. Pengendara lainnya yang melihat IRT berteriak meminta tolong, langsung melakukan pengejaran hingga menangkap kedua tersangka.(rnl)
Harga sembako di Pasar Selatpanjang awal Januari 2026 terpantau stabil. Cabai merah turun tajam, sementara…
Arab Saudi membuka pasar modal bagi investor asing mulai 1 Februari 2026 dengan menghapus skema…
Hyundai resmi meluncurkan Creta Alpha secara daring. SUV B-Compact ini hadir dengan desain lebih premium,…
Tekanan global diperkirakan masih membayangi rupiah pada 2026 dengan potensi pelemahan hingga Rp17.500 per dolar…
Pemkab Siak menggelar job fit pejabat eselon II untuk mengisi SOTK baru sekaligus mengevaluasi kinerja.…
Sabar/Reza melaju ke 16 besar Malaysia Open 2026 usai mengalahkan rekan senegara. Fajar/Fikri juga meraih…