Categories: Nasional

Paman “Garap” Kemenakan hingga Hamil

PINGGIR (RIAUPOS.CO) – Tim Opsnal Reskrim Polsek Pinggir berhasil membekuk seorang pria berinisial ES (23), diduga pelaku melakukan persetubuhan terhadap anak di bawah umur di Kecamatan Pinggir, Kabupaten Bengkalis, Senin (18/4).

Kapolsek Pinggir Kompol Maitertika SH MH melalui Panit I Reskrim Iptu Gogor Ristanto STrK membenarkan penangkapan terhadap tersangka  ES, setelah sebelumnya dilaporkan oleh keluarga korban ke polisi pada 10 April 2022 lalu.

Gogor menyebutkan, kejadian ini berawal pada Januari 2022 lalu. Saat itu korban sedang berada di rumahnya, kemudian tersangka yang tak lain adalah paman korban mengajaknya untuk memanen buah kelapa sawit di kebun.

Atas ajakan pelaku, akhirnya korban mau pergi bersama dan berdua ke kebun sawit tersebut untuk memanen sawit.

"Setibanya di kebun, pelaku menyuruh korban untuk memanen buah kelapa sawit di mana pada saat itu korban sedang  duduk,"  terang Kanit, Selasa (19/4).

Pada saat itu kata Kanit, pelaku memukul pundak korban hingga tidak sadarkan diri. Pada saat itulah pelaku melakukan perbuatan persetubuhan dengan korban.

 Setelah korban terbangun kata Kanit, korban sudah berada di semak-semak sekitar kebun dalam keadaan sudah tidak berpakaian.

"Setelah korban sadar, tersangka ES mendatangi korban lalu mengancam supaya tidak memberitahukan kepada orang tuanya. Jika memberitahukannya korban akan dibunuh," jelasnya.

Gogor juga menjelaskan, setelah itu korban pulang ke rumah dan  pada 5 Maret 2022 sekitar pukul 21.30 WIB, pada saat korban berada di kamar, tersangka ES sempat memberikan minuman kepada korban yang membuat korban tidak sadarkan diri.

"Orang tua korban merasa curiga dengan keadaan korban, lalu menanyakan keadaan dan memanggil salah seorang saksi. Akhirnya korban memberitahukan kejadian yang dilakukan pamannya tersebut," ujarnya.

Setelah itu dilakukan pemeriksaan  ke bidan desa dan diketahui bahwa korban sedang hamil dan sudah berjalan lebih kurang 4 bulan.

Atas kejadian tersebut, ibu korban merasa tidak senang dan membuat laporan kepada pihak Polsek Pinggir karena perbuatan tersangka ES terhadap anaknya sudah di luar batas. "Berdasarkan laporan polisi tersebut, Kapolsek Pinggir Kompol Maitertika mengintruksikan kepada kami untuk melakukan penyelidikan atau penyidikan terhadap laporan yang telah diterima piket Reskrim," ujarnya.

Kemudian kata Gogor, dilakukan pemeriksaan terhadap saksi-saksi korban juga telah dilakukan  visum et repertum. Setelah dilakukan gelar perkara tindak pidana persetubuhan anak di bawah umur dengan hasil telah terpenuhi 2 alat bukti yang sah dengan barang bukti yang telah disita.

Pada Senin (18/4) sekitar pukul 22.30 WIB tim Opsnal Reskrim melakukan penyelidikan untuk mencari keberadaan tersangka, diketahui tersangka sedang berada di rumah mertuanya di Kecamatan Pinggir, Bengkalis.

"Kami berhasil menangkap tersangka di rumah mertuanya. Hasil interogasi, tersangka mengakui perbuatannya, yakni telah melakukan persetubuhan badan terhadap korban sebanyak 1 kali," ujarnya.(ksm)

Arif Oktafian

Share
Published by
Arif Oktafian

Recent Posts

Berdiri di Tanah Pemko, Satpol PP Pekanbaru Bongkar Warung dan Pagar Beton di Rumbai

Pemko Pekanbaru membongkar bangunan liar di aset pemerintah kawasan Jalan Sudirman Ujung, Rumbai, menggunakan alat…

15 jam ago

Penggerebekan Narkoba di Rohil Berujung Pembakaran Gudang, Warga Sudah Lama Resah

Polda Riau mengungkap dugaan peredaran sabu di Rantau Kopar, Rohil. Seorang pria diamankan, lokasi penggerebekan…

15 jam ago

Daftar Calon Rektor Unri, Mexsasai Indra Usung Visi Kampus Berdaya Saing Global

Wakil Rektor Akademik Unri, Dr Mexsasai Indra resmi maju sebagai bakal calon Rektor Unri periode…

1 hari ago

Penampilan Dance SMKN 1 dan SMAN 1 Rengat Meriahkan HSBL

Penampilan tim dance SMKN 1 dan SMAN 1 Rengat sukses memeriahkan suasana Riau Pos-HSBL dan…

1 hari ago

Sopir Truk Pembawa Ratusan Karung Bawang Ilegal Diciduk di Teluk Meranti

Polres Pelalawan menggagalkan pengiriman 7,5 ton bawang merah ilegal tanpa dokumen karantina di Teluk Meranti.

2 hari ago

Miris, 3.011 Anak di Bengkalis Putus Sekolah, Faktor Ekonomi Jadi Penyebab Utama

Dinas Pendidikan Bengkalis mencatat 3.011 anak putus sekolah hingga 2026. Faktor ekonomi keluarga menjadi penyebab…

2 hari ago