Categories: Nasional

Berulah Lagi, ICW Minta Setnov Dipindah ke Nusakambangan

JAKARTA (RIAUPOS.CO) – Pengelolaan lembaga pemasyarakatan (lapas) kembali menuai sorotan. Itu lantaran beredarnya foto eks Ketua DPR Setya Novanto (Setnov) membawa dua ponsel di dalam Lapas Sukamiskin. Padahal, sesuai ketentuan narapidana (napi) tidak diperbolehkan membawa ponsel di lingkungan lapas.

"Itu (penggunaan ponsel di lapas) semakin memperlihatkan kebobrokan Kementerian Hukum dan HAM dalam mengelola lapas, yang diisi pelaku korupsi," kritik peneliti Indonesia Corruption Watch (ICW) Kurnia Ramadhana, kemarin (18/7).

ICW pun mendesak agar Setnov dipindahkan ke lapas security maximum, misalnya lapas di Nusakambangan. Desakan agar napi kasus korupsi KTP-el itu dipindah ke lapas pengamanan maksimum bukan kali pertama mencuat. Sebelumnya, masyarakat sipil pernah mengusulkan langkah serupa ke Kemenkum HAM bersamaan dengan beredarnya foto Setnov ‘pelesiran’ di luar lapas pada 2019 lalu.

"Jadi pelanggaran (tata tertib di lapas) ini (yang dilakukan Setnov) bukan kali pertama terjadi," papar Kurnia.

Kurnia menambahkan Kemenkum HAM juga harus melakukan audit terhadap seluruh instrumen pengawasan di dalam Lapas Sukamiskin. Upaya itu perlu dilakukan sebagai langkah mitigasi agar kejadian tersebut tidak terus berulang.

"Mungkin bisa dipertimbangkan menghubungkan CCTV di Lapas Sukamiskin ke kantor penegak hukum, entah itu kepolisian, kejaksaan, atau KPK," imbuhnya.

Kepala Bagian (Kabag ) Humas dan Protokol Direktorat Jenderal (Ditjenpas) Kemenkumham Rika Aprianti menyebut bahwa foto Setnov yang beredar itu diambil pada waktu Iduladha tahun lalu. Selain Setnov, dalam foto itu juga terlihat mantan Wali Kota Bandung Dada Rosada dan beberapa tahanan lain.

"Jadi itu bukan foto (tahun) sekarang," ujar Rika saat dikonfirmasi Jawa Pos (JPG).

Rika menyebut pengetatan dan razia di dalam lapas dan rumah tahanan negara (rutan) akan semakin ditingkatkan. Langkah itu dilakukan untuk memastikan bahwa lapas dan rutan steril dari ponsel dan narkoba.

"Sterilisasi terhadap barang-barang yang dilarang masuk juga sudah bekerja sama dengan jajaran Polri untuk melakukan razia rutin agar lapas dan rutan steril dari barang-barang terlarang dan narkoba," terangnya.(tyo/jpg)

 

 

Rindra

Share
Published by
Rindra

Recent Posts

Besok Pagi! Bergerak Bersama Mitsubishi Motors dan Riau Pos Hadirkan Rifat Sungkar di Pekanbaru

Mitsubishi Motors bersama Riau Pos menggelar Bergerak Bersama di Grand Ubud Pekanbaru dengan beragam aktivitas…

7 jam ago

Pemko Pekanbaru Pastikan Tak Ada Anak Putus Sekolah, Layanan Pengaduan SPMB Dibuka

Pemko Pekanbaru membuka layanan pengaduan dan jalur pemenuhan kuota SPMB SMP 2026 agar seluruh anak…

1 hari ago

PKL Kembali Menjamur di Sekitar Jembatan Siak IV, Satpol PP Pastikan Penertiban Berlanjut

PKL kembali bermunculan di Jalan Sudirman Ujung dekat Jembatan Siak IV. Satpol PP Pekanbaru menegaskan…

1 hari ago

BBM Langka di Pulau Bengkalis, Pertalite Eceran Tembus Rp25 Ribu per Liter

Kelangkaan BBM di Pulau Bengkalis membuat warga kesulitan beraktivitas. Antrean panjang terjadi di SPBU, sementara…

1 hari ago

Tak Seramai Tahun Lalu, Animo Pengunjung Festival Bakar Tongkang Rohil Berkurang

Festival Bakar Tongkang 2026 di Bagansiapiapi berlangsung lancar, namun jumlah pengunjung menurun. Tiang tongkang roboh…

2 hari ago

Pendaftaran SPMB SD Pekanbaru Ditutup Hari Ini, Pengumuman Dijadwalkan 3 Juli

Hari terakhir pendaftaran SPMB SD Negeri Pekanbaru diwarnai kedatangan wali murid ke sekolah untuk memastikan…

2 hari ago