saatnya-negara-melindungi-rakyatnya
JAKARTA (RIAUPOS.CO) — Wakil Ketua Fraksi PKS di DPR Netty Prasetiyani mengatakan, perpanjangan keadaan bencana nasional akibat penyebaran Covid-19 hingga 29 Mei 2020 merupakan langkah yang tepat untuk membangun kewaspadaan tinggi terhadap dampak buruk yang akan timbul.
"Negara harus berperan optimal guna melindungi rakyat dari bencana yang lebih luas," ujar Netty, Rabu (18/3).
Netty meminta pemerintah memberikan dukungan penuh kepada seluruh rumah sakit, klinik dan tenaga medis dalam melaksanakan tugasnya.
Dia menegaskan tenaga medis di rumah sakit dan klinik adalah garda terdepan yang dengan dedikasi tinggi berjuang di hari-hari sulit ini melawan Covid-19. "Dukungan berupa penyediaan alat, bahan dan bahkan pemberian insentif lebih adalah hal yang harus dilakukan," kata Netty.
Perempuan kelahiran Jakarta 15 Oktober 1969 ini pun memberikan dukungan morel dan mendoakan agar perjuangan ikhlas mereka mendapat balasan yang besar dari Tuhan Yang Mahakuasa.
Selain itu, kata Netty, pemerintah perlu melakukan penutupan sementara semua tempat yang berpotensi menjadi lokasi berkumpulnya massa. "Seperti tempat wisata, hiburan dan perkantoran," ungkap dia.
Netty menyatakan terkait wilayah sebaran Covid-19 yang makin bertambah, pemerintah perlu melakukan pencegahan atau pembatasan mobilisasi warga keluar dari dan masuk ke lokasi terjangkit.
"Sudah saatnya warga diinstruksikan berdiam di rumah untuk self isolation. Bekerja, belajar dan beribadah dari rumah," kata Netty.
Dia menjelaskan tujuan berdiam di rumah, adalah untuk memutus mata rantai penyebaran virus Covid-19. Menurutnya, siswa diliburkan agar benar-benar di rumah dan tidak melakukan interaksi sosial di luar.
"Jangan malah jalan-jalan ke tempat keramaian seperti ke mal, pusat hiburan atau wisata. Jika tidak sekolah tetapi tetap keluar rumah, ya percuma saja," ungkap Netty.
Dia mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bahu membahu membangun gerakan sadar Covid-19. Dia menegaskan bahwa hal ini menjadi persoalan bangsa yang harus dihadapi bersama.
"Semua elemen masyarakat harus bergerak. Tokoh masyarakat harus hadir bersama lakukan pencegahan penyebaran Covid-19. Gereja, Masjid, Vihara, Posyandu, PKK, Karang Taruna, ormas, harus menjadi garda terdepan dalam kampanye gerakan sadar Covid-19," pungkas Netty. (boy/jpnn)
Sumber: Jpnn.com
Editor: Erizal
Sapi kurban bantuan Presiden Prabowo berbobot 830 kilogram akan disembelih di Masjid Al-Jami’ Desa Babussalam,…
Bupati Kuansing Suhardiman Amby resmi terpilih secara aklamasi sebagai Ketua Umum PPM Provinsi Riau dalam…
Koperasi Desa Merah Putih di Siak diresmikan sebagai upaya memperkuat ekonomi desa dan menjaga stabilitas…
SMKN Pertanian Terpadu Pekanbaru bersama DUDI menggelar penyelarasan kurikulum guna meningkatkan kompetensi lulusan sesuai kebutuhan…
KBI Riau membagikan 40 paket sembako kepada warga sekitar Candi Muara Takus dalam rangka menyambut…
Menjelang Iduladha 1447 Hijriah, peternakan hewan kurban di Pekanbaru mulai ramai pembeli meski tantangan usaha…