Categories: Nasional

RS Awal Bros Pekanbaru Taja Beragam Kegiatan

PEKANBARU (rIAUPOS.CO) — Untuk mengedukasi masyarakat sekaligus memperingati Hari Diabetes Sedunia yang jatuh setiap 14 November,  RS Awal Bros Pekanbaru melaksanakan berbagai kegiatan menarik, Sabtu (16/11). Kegiatan tersebut  di antaranya senam diabetes, pemeriksaan kesehatan gratis dan seminar awam.

 

Direktur RS Awal Bros Pekanbaru, dr Jimmy Kurniawan MKK menjelaskan, selain senam diabetes juga digelar senam zumba, healthy cooking serta edukasi kesehatan bersama dua  narasumber yakni dr Irma Wahyuni SpPD dan dr Eka Maya Sari Sp GK.

"Kegiatan ini juga dilaksanakan serentak di berbagai cabang RS Awal Bros Grup lainnya di seluruh Indonesia. Kami berharap dengan adanya edukasi kesehatan ini masyarakat lebih paham apa itu penyakit diabetes dan bagaimana cara penanganan tepatnya," ucapnya.

Sementara itu, dr Irma Wahyuni SpPD mengatakan, gejala-gejala penyakit diabetes di antaranya sering buang air kecil, sering lapar, mudah halus, tambahan lainnya seperti ada gatal-gatal yang tidak hilang-hilang, penurunan berat badan drastis tanpa sebab yang jelas, disfungsi seksual potensi terus yang tidak sembuh-sembuh yang makin hancur rontok.

Bahkan, akibat kurangnya pengetahuan terhadap gejala-gejala tersebut membuat masyarakat enggan untuk mendeteksi secara dini dirinya punya risiko diabetes atau tidak. “Sebenarnya semua faktor risiko itu bisa deteksi lebih dini dengan mulai menjalankan gaya hidup sehat,’’ ujarnya.

"Pasalnya ke depan, risiko diabetes itu akan meningkat pada usia muda. Jadinya kalau saya bilang di usia 45 tahun baru risiko diabetes, tapi saat ini penyakit diabetes datang dan muncul pada umur 20 tahunan. Dan banyak sekali yang sudah dengan komplikasi benda sehingga ada pergeseran prevalensi penyakit," tambahnya.

Pengetahuan keluarga dalam hal penyakit diabetes ini sangat penting agar dapat meminimalisir faktor risiko anggota keluarganya terkena penyakit yang banyak merenggut jiwa.

"Empat dari lima keluarga di Indonesia tidak tahu kalau anggota keluarganya memiliki risiko terkena diabetes. Itu sebabnya pentingnya pengecekan kesehatan secara berkala, dan memperbaiki pola hidup sehat agar dapat mencegah diri dari penyakit diabetes," terangnya.(das)

Laporan: PRAPTI DWI LESTARI

Rindra

Share
Published by
Rindra

Recent Posts

983 Mahasiswa Baru Ikuti PKKMB UHTP, Mendiktisaintek Tekankan Tridarma Perguruan Tinggi

Sebanyak 983 mahasiswa baru mengikuti PKKMB UHTP 2026. Kegiatan membekali mahasiswa dengan karakter, integritas, dan…

19 jam ago

Hilang Saat Memancing di Sungai Indragiri, Ahmad Diar Ditemukan Meninggal

Ahmad Diar, warga Tembilahan, ditemukan meninggal di Sungai Indragiri setelah dilaporkan hilang saat memancing di…

20 jam ago

Pemko Pekanbaru Gelar Salat Istiska di Tengah Kabut Asap Karhutla

Pemko Pekanbaru menggelar Salat Istiska untuk memohon hujan di tengah kabut asap kiriman akibat karhutla…

20 jam ago

Kabut Asap Pekanbaru Menebal, Jarak Pandang Pengendara Terbatas hingga 3 Kilometer

Kabut asap Pekanbaru makin pekat Rabu pagi dengan jarak pandang 2,5-3 km dan kualitas udara…

20 jam ago

Kapal Ro-Ro Masuk Docking, Pelayanan Penyeberangan Bengkalis Dikeluhkan Pengguna

Pengguna Ro-Ro Bengkalis mengeluhkan antrean hingga 3 jam akibat pengurangan armada yang masuk docking pada…

21 jam ago

Usai Penggeledahan Kejari, Bupati Asmar Pastikan Pemerintahan Meranti Tetap Berjalan

Bupati Meranti Asmar menghormati penyidikan dugaan korupsi anggaran kendaraan dinas, BBM, dan pelumas yang ditangani…

21 jam ago