Categories: Nasional

Pemprov Kehilangan ASN Pekerja Keras

Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau berduka. Salah seorang aparatur sipil negara (ASN) yang menjabat sebagai Kepala Dinas Komunikasi Informatika dan Statistik (Kadiskominfotik) Riau, Rahima Erna meninggal dunia akibat terpapar Covid-19, Kamis (16/12) sekitar pukul 14.50 WIB.

Laporan SOLEH SAPUTRA, Pekanbaru

KEPERGIAN Rahima Erna, tidak hanya meninggalkan duka yang mendalam bagi keluarga. Namun juga bagi Gubernur Riau (Gubri) Syamsuar yang merupakan atasan almarhumah di lingkungan Pemprov Riau.

"Saya terkejut karena almarhumah sudah dalam kondisi sakit berat. Saya dapat kabar dari dr Yovi," kata Gubri.

Dipaparkan Gubri, ia mengetahui kabar Rahima Erna dirawat di rumah sakit setelah mendapat telepon dari dr Indra Yovi yang merupakan Juru Bicara Satgas Covid-19 Riau. Informasi yang ia dapat, almarhumah awalnya dilarikan ke Rumah Sakit Awal Bros Jalan A Yani, Pekanbaru, setelah kondisi drop akibat Covid-19. Padahal dari informasi yang diterima, sehari sebelumnya atau pada Rabu (15/12), almarhumah masih sempat ikut dalam rapat virtual. Karena kondisi semakin parah, kemudian almarhumah dirujuk ke RSUD Arifin Achmad. "Dia (almarhumah, red) tak ada kasih tahu saya tentang kondisi kesehatannya. Saya kaget ketika tahunya sudah dalam kondisi berat. Apalagi saat tiba di RSUD langsung dipasang ventilator," ujarnya.

Gubri tahu persis Rahima Erna merupakan salah satu pegawai pekerja keras. Karena itu, dia merasa Pemprov Riau sangat kehilangan salah satu sosok pegawai terbaiknya. "Almarhumah adalah pekerja keras, walaupun dalam kondisi sakit. Kalau saya tahu kemarin dia sudah sakit, saya tak kasih dia ikut rapat virtual. Tapi, ini semua Allah punya kehendak. Kami atas nama keluarga besar Pemprov Riau dan pribadi turut berduka cita atas berpulangnya pegawai kami ini," ucapnya.

Kepada keluarga almarhumah yakni suami dan kedua anaknya, Gubri juga memberikan semangat. Apalagi saat ini mereka juga masih memerlukan perawatan setelah juga terpapar Covid-19. "Kepada keluarga yang ditinggalkan, kami minta tetap semangat. Kami akan berusaha memberikan pelayanan terbaik termasuk obat-obatan terbaik agar bisa segera pulih," ujarnya.

Sementara itu suami almarhumah, Supriadi yang juga ASN di lingkungan Pemprov Riau mengucapkan terima kasih atas doa dan bantuan semua pihak kepada keluarganya, terutama almarhumah istrinya. Dalam kesempatan tersebut, ia juga meminta jika istrinya mempunyai kesalahan agar tolong dimaafkan.

"Saya ucapkan terima kasih banyak atas bantuan semua pihak termasuk tim dokter. Selaku manusia biasa, tentunya istri saya mempunyai banyak kesalahan, karena itu saya meminta agar kesalahan istri saya dapat dimaafkan," pintanya.***

Eka Gusmadi Putra

Share
Published by
Eka Gusmadi Putra

Recent Posts

Libur Sekolah Makin Seru, Khas Pekanbaru Hotel Hadirkan Promo Menginap Mulai Juli

Khas Pekanbaru Hotel menghadirkan promo School Holi-Deals selama Juli 2026 dengan paket menginap lengkap untuk…

10 jam ago

UAS Sempat Dihadang di Kutai Barat, Syahrul Aidi Minta Polisi Bertindak Proaktif

Syahrul Aidi mengecam penghadangan Ustaz Abdul Somad di Kutai Barat dan meminta aparat menjamin keamanan…

11 jam ago

Jangan Sampai Terlewat! Daftar Ulang SPMB SD Negeri Hanya Digelar Dua Hari

Daftar ulang SPMB SD Negeri di Pekanbaru resmi dimulai. Orang tua melengkapi berkas, sementara sekolah…

11 jam ago

Jabatan Pimpinan Tinggi di Meranti Akan Diisi Lewat Talent Management, Bukan Seleksi Terbuka

Pemkab Kepulauan Meranti resmi menerapkan manajemen talenta ASN setelah mendapat persetujuan BKN. Pengisian JPTP tak…

13 jam ago

Kesepakatan Tercapai, Kompensasi Korban Pencemaran Sungai Tapung Mulai Direalisasikan

Kompensasi bagi 142 nelayan terdampak pencemaran Sungai Tapung mulai direalisasikan. Nelayan berharap pemulihan lingkungan segera…

24 jam ago

Jenguk Korban Dugaan Pengeroyokan, Kapolda Riau Pastikan Kasus Diusut Profesional

Kapolda Riau menjenguk korban dugaan pengeroyokan di RS Bhayangkara dan menegaskan proses hukum akan dilakukan…

24 jam ago