Categories: Nasional

Duhhh….Terlilit Utang, Seorang Ibu Gadaikan Bayinya

SURABAYA (RIAUPOS.CO) — Nekad dan tak bisa dinalar. Lantaran terlilit utang Rp1 juta membuat Eka Septian (30), tega menggadaikan bayinya yang baru berusia 2 bulan. Wanita asal Lingkungan Jogonalan, Desa Jogosari, Kecamatan Pandaan, Kabupaten Pasuruan bahkan mengaku pada orang-orang di sekitarnya, bahwa bayinya diculik.

Kisah itu bahkan sempat viral di media sosial (medsos) sejak Rabu (15/1). Sejumlah medsos menyebutkan, terjadi penculikan bayi berusia 2 bulan yaitu Karin Maulidya Nofatra.

Namun, dalam waktu singkat, petugas Satreskrim Polres Pasuruan berhasil membongkar peristiwa itu. Kasus itu terbongkar setelah petugas melakukan olah TKP.

KBO Reskrim Polres Pasuruan Iptu Kusmani menjelaskan, penculikan itu dilaporkan oleh keluarga pelaku Eka, Rabu malam. Atau setelah peristiwa penculikan itu viral di medson. Bahkan, pelaku Eka juga ikut serta saat melapor ke Polres Pasuruan.

Setelah laporan itu, petugas melakukan olah TKP bersama pelaku. Saat olah TKP itulah, ditemukan sejumlah kejanggalan. Hingga akhirnya terbongkar bahwa bayi Karin tidak diculik. Melainkan digadaikan oleh ibunya sendiri, Eka.

Kisah itu  berawal saat pelaku Eka pergi ke RSUD Bangil, Rabu (15/1). Pelaku hendak memeriksakan bayinya. Bayi berumur 1 bulan itu memang harus menjalani kontrol rutin. Sebab, menderita sesak napas.

Suami pelaku, Gunawan (32) menjelaskan, biasanya dirinya mengantar istri dan anaknya ke RSUD Bangil setiap kali kontrol. Namun, Rabu (15/1)  pagi itu pelaku berangkat sendiri. Sebab, Gunawan sedang ada pekerjaan. Sehingga, tidak bisa mengantar ke RSUD Bangil.

"Biasanya saya yang ngantar kontrol. Tapi, kemarin itu saya tidak bisa. Jadi, istri saya berangkat sendirian ke rumah sakit," terang Gunawan, Kamis (16/1) saat ditemui di rumahnya di Lingkungan Jogonalan, Desa Jogosari, Kecamatan Pandaan, Kabupaten Pasuruan.

Rabu siang, pelaku menelepon Supri, ayahnya. Pada ayahnya, pelaku minta dijemput di Sidowayah, Kecamatan Beji, Kabupaten  Pasuruan. Saat itu pelaku mengaku, dirinya dihipnotis oleh seseorang di dalam MPU. Orang tersebut lantas menculik bayinya. Sementara dirinya diturunkan di Sidowayah.

Mendapat cerita seperti itu, Supri langsung menjemput pelaku di Sidowayah dengan menggunakan mobil. Mereka lantas kembali ke rumah.

"Istri saya ngaku dihipnotis dan bayi kami diculik. Rabu siang, dia pulang kontrol dari RSUD Bangil. Dari RSUD istri ngojek dan turun di depan Lapas Bangil. Setelah itu naik MPU jenis Isuzu Elf. Di MPU itu ada tiga orang," jelas Gunawan.

Nah, di dalam MPU itulah, istrinya menurut Gunawan dihipnotis. Lantas bayi mereka diculik.

"Jadi, di dalam MPU itu istri saya dihipnotis. Kemudian dia diturunkan di Sidowayah, Beji. Di jalan yang ke arah tol Gempas. Di sana dia baru sadar, bayinya tidak ada di gendongan. Hanya tinggal tas dan selendang," ucap Gunawan.

Percaya dengan cerita pelaku, saat itu juga keluarga melaporkan kasus itu ke Polsek Bangil. Laporan disampaikan Gunawan, pelaku Eka, dan ayahnya, Supri. Namun, karena kejadiannya masuk Beji, akhirnya Polsek Bangil mengarahkan untuk melapor ke Mapolres Pasuruan di Bangil.

Rabu (15/1) malam usai melapor ke Mapolres Pasuruan, petugas langsung melakukan olah TKP. Olah TKP dilakukan mulai di depan Lapas Bangil sampai ke Sidowayah, Beji.

Selama olah TKP, menurut KBO Reskrim Polres Pasuruan Iptu Kusmani, hanya Eka yang ikut. Sementara ayah dan suaminya, menunggu di Mapolres.

Saat itulah banyak kejanggalan ditemukan. Di antaranya, penjelasan pelaku Eka berubah-ubah. Sehingga, membuat petugas Reskrim pun  menaruh curiga.

Rinaldi

Share
Published by
Rinaldi

Recent Posts

52 Jalur Siap Bertanding di Pacu Jalur Mini Kuansing, Ini Total Hadiahnya

Sebanyak 52 jalur telah mendaftar Pacu Jalur Mini 2026 di Tepian Narosa Teluk Kuantan. Total…

2 hari ago

Ingin Staycation Saat HUT RI? Hotel Dafam Pekanbaru Punya Promo Menarik

Hotel Dafam Pekanbaru menghadirkan promo Merdeka Staycation Rp545.081 per malam. Tamu juga mendapat Es Merah…

2 hari ago

Pemko Pekanbaru Gencar Perbaiki Jalan, DPRD Ingatkan Soal Aspal Cepat Rusak

DPRD Pekanbaru mengapresiasi perbaikan jalan yang dikebut Pemko, namun meminta kualitas dijaga setelah ditemukan sejumlah…

2 hari ago

Pacu Jalur 2026 Segera Dimulai, Empat SPBU Kuansing Jadi Prioritas Tambahan BBM

Pacu jalur Kuansing 2026 diprediksi menarik puluhan ribu pengunjung. Pemkab memastikan pasokan Pertalite dan solar…

2 hari ago

Ketua Kwarcab Pekanbaru Sulastri Raih Lencana Darma Bakti dari Kwarnas

Ketua Kwarcab Pekanbaru Sulastri meraih Lencana Darma Bakti dari Kwarnas. Penghargaan diberikan atas dedikasinya membina…

2 hari ago

Rumah Warga di Jalan Tanjung Harapan Tembilahan Terbakar, Ini Kondisi Penghuninya

Rumah warga di Jalan Tanjung Harapan, Tembilahan, terbakar Kamis sore. Api berhasil dipadamkan sebelum merembet…

2 hari ago