Categories: Nasional

Dapat Hidayah sebelum Menikah

JAKARTA (RIAUPOS.CO) — Hubungan asmara Kesha Ratuliu dengan Adhi Permana, diketahui telah naik satu tingkat. Gadis 21 tahun ini dikabarkan telah resmi dilamar oleh kekasihnya pada 9 November 2019.

Kebahagiaan tentulah terpancar dari wajah cantik bintang film Ratapan Anak Tiri tersebut. Bahkan kini

Rupanya, perubahan Kesha Ratuliu ke arah lebih baik ini merupakan harapan sang calon suam! Namun, seiring berjalannya waktu, Kesha mengaku mendapatkan hidayah, sehingga tak hanya mau mengikuti keinginan Adhi, tetapi juga karena dirinya memang mantap untuk berhijrah.

"Dari dulu tuh sebenarnya Adhi punya syarat, kalau bisa berhijab, awalnya aku nggak mau, tapi nggak tahu kenapa karena waktu saja gitu. Kayak tiba-tiba ada hidayah. Ya mungkin emang udah saatnya menutup aurat deh, jadi bukan karena ada paksaan atau gimana, tapi tiba-tiba aja. Eh yang di omongin Adhi itu benar deh," ingkap Kesha Ratuliu, saat ditemui dikawasan Tendean, Jakarta Selatan, Kamis (14/11).

"Kalau aku kan dulu mau buat Adhi setelah menikah berhijab karena emang kalau katanya nggak berhijab keluar rumah, dosanya ke suami. Kalau sekarang nggak adil aja buat aku, ini buat aku juga gitu," sambungnya.

Sebelum mantap memilih berhijab, rupanya Kesha Ratuliu sempat berguru pada dua orang publik figur mengenai bagaimana rasanya berhijab. Hingga akhirnya dirinya sendiripun memilih untuk menutup auratnya.

"Kalau aku sih merasa indah ya, aku sempat sharing sama ka Shiren, ka Rachel Venya, gimana aku mau belajar nih rasanya berhijab tuh seperti apa. Apalagi yang lingkungannya tuh seperti… Banyak yang bully nggak? Katanya sih cobaan ada aja, ya emang sih ada aja," jelasnya.

Soal mendapati bully saat penampilannya berubah, mantan kekasih dari Wahfda Saifan ini mengungkap bahwa hal tersebut memang tak pernah luput dari dirinya.

Bahkan, ada yang sampai menilai bahwa berhijrahnya Kesha hanya untuk menutupi keburukannya dan suatu saat mereka meyakini bahwa wanita kelahiran Jakarta ini akan melepas lagi hijabnya.

"Ada yang bilang aku gimik untuk nutupi kedok paling nanti lepas lagi. Itu ada, cuma aku nggak nanggepin aja karena aku kan yang rasain. Aku lakuin untuk diriku sendiri, mau jadi lebih baik. Ngapain juga harus mikirin kata orang," paparnya.

"Aku sih tipe yang bodo amat sama omongan orang. Kalau sedih pasti ada, tapi lebih biarin aja, kan orang bebas berpendapat," ujarnya.(int/eca)

Arif Oktafian

Share
Published by
Arif Oktafian

Recent Posts

Atasi Lambatnya Bongkar Muat, IPC TPK Fokus Digitalisasi Layanan Pelabuhan

IPC Terminal Petikemas mempercepat digitalisasi layanan pelabuhan untuk meningkatkan efisiensi bongkar muat dan mendukung arus…

16 jam ago

304.717 Warga Pekanbaru Nikmati Layanan UHC Gratis Cukup Pakai KTP

Sebanyak 304.717 warga kurang mampu di Pekanbaru menikmati layanan kesehatan gratis melalui program UHC hanya…

16 jam ago

Pengukuhan Delapan Guru Besar Unri Jadi Momentum Penguatan Riset dan Inovasi

Universitas Riau mengukuhkan delapan profesor baru sebagai penguatan riset dan kontribusi intelektual dalam mendukung pembangunan…

17 jam ago

Jaga Lingkungan, Pemko Pekanbaru Terbitkan SE Larangan Tebang Pohon

Pemko Pekanbaru melarang penebangan pohon besar tanpa izin. Kebijakan ini mendukung program Green City dan…

17 jam ago

Tekan Balap Liar dan Knalpot Brong, Polisi Sita 12 Motor di Pekanbaru

Satlantas Polresta Pekanbaru menggelar patroli Blue Light dini hari dan mengamankan 12 sepeda motor pelanggar…

2 hari ago

Inovasi Layanan Umrah, Menang Tour & Travel Launching MMC

PT Butala Menang Abadi meluncurkan Menang Member Card di awal 2026 untuk mempermudah jemaah umrah…

2 hari ago