riza-shahab-ramadan-pasti-terasa-beda
JAKARTA (RIAUPOS.CO) — Aktor Riza Shahab mengatakan bahwa keluarga sudah ikhlas atas kepergian ayahnya, Zein Shahab, yang baru saja dipanggil menghadap Tuhan. Meski begitu, Riza mengaku masih sedih dengan wafatnya sang ayah.
Ayah Riza Shahab diketahui mengalami stroke sejak sekitar 5 tahun belakangan. Namun kondisinya bisa dibilang baik karena masih bisa berinteraksi dengan baik. Akan tetapi dua hari belakangan, kondisi kesehatannya tiba-tiba drop hingga harus dilarikan ke rumah sakit.
Tadi pagi sekitar pukul 05.30 WIB, ayahanda Riza Shahab meninggal di sebuah rumah sakit di Jember, Jawa Timur. "Cuma agak mengagetkan aja karena sebelumnya baik-baik, sehat walafiat, nggak nunjukin sakit atau gejala apa," tutur Riza Shahab saat dihubungi melalui sambungan telepon, Kamis (15/4).
Lebih lanjut diungkapkannya, keluarga sedih karena sebentar lagi akan memasuki bulan Ramadhan dan lebaran Idul Fitri. Tanpa keberadaan ayahnya di hari yang mulia tersebut, Riza Shahab mengatakan suasana bulan suci pasti akan terasa berbeda dibanding tahun-tahun sebelumnya.
"Merasa kehilangan. Ramadhan ini sama Idul Fitri nanti pasti terasa beda karena sosok ayah sudah nggak ada," paparnya.
Ketika disinggung soal keinginan ayahnya yang belum tercapai, Riza mengatakan almarhum ingin melihat dia menikah. Karena dari semua saudara kandungnya, hanya Riza yang belum berkeluarga.
"Diutarakan sih belum. Cuma pasti Abah pengin lihat saya, anaknya yang terakhir nikah. Karena kakak-kakak saya lima orang sudah nikah semua. Mungkin Abah pengin lihat anaknya segera menikah. Tapi mungkin nggak bisa lihat di sini, bisa lihat di sana," ungkapnya.
Sumber: JawaPos.com
Editor: Erizal
Harry Kane menolak dibandingkan dengan Erling Haaland jelang laga Inggris vs Norwegia dan optimistis The…
Polsek Mandau menangkap pria berinisial MR dalam kasus dugaan peredaran sabu. Polisi menyita 32 paket…
Persaingan Audisi Umum PB Djarum 2026 di Pekanbaru makin ketat. Sebanyak 120 atlet muda masih…
Pembangunan Sekolah Rakyat di Kuansing telah mencapai 82 persen. Plt Bupati Muklisin meminta kontraktor menjaga…
Ketua DPRD Kuansing Juprizal diperiksa KPK selama 12 jam terkait pelepasan kawasan hutan. Kuasa hukum…
Jaksa KPK menuntut Abdul Wahid 8 tahun 6 bulan penjara dan mengungkap lima dasar tuntutan…