pria-india-ini-tak-sadar-ada-ular-berbisa-dalam-helmnya
JAKARTA (RIAUPOS.CO) — Menemukan hewan liar nongkrong di bawah mobil Anda bukanlah hal yang aneh terutama ketika cuaca berada dalam suhu dingin. Hewan pengerat semisal tikus yang merayap di dalam area kap mesin atau sepeda motor juga demikian. Ada juga dengan barang tak terpakai yang lama tersimpan di gudang.
Ular juga kerap masuk ke area ruang mesin mobil. Ke kabin juga mungkin saja. Namun apa jadinya kalau ular merayap ke dalam helm, dan penggunanya tak sadar setelah berjam-jam memakainya.
Seperti yang dialami pria dari India ini, sebagaimana dilansir JawaPos.com dari RideApart, Ahad (16/2), guru sekolah bernama KA Ranjith telah menempuh perjalanan sejauh 11 kilometer (atau sekitar 6,8 mil) dengan sepeda motornya setiap hari untuk bekerja di Kerala, India.
Dirinya aktif dengan mobilitas berkendara menggunakan sepeda motor. Setelah mengajar kelas paginya di satu sekolah, Ranjith memiliki kelas lain untuk mengajar di sekolah yang berbeda yang berjarak sekitar 6 km (atau 3,72 mil) dari sekolah pertama. Kembali ke sepeda ia pergi.
Ketika dia parkir dan melepas helmnya, dia menerima kejutan yang sangat tidak menyenangkan. Rupanya, selama perjalanan dari rumahnya ke sekolah pertama, dilanjut perjalanan ke sekolah berikutnya, kepalanya telah terbungkus helm yang di dalamnya ada seekor ular.
Ranjith membuka helmnya, dan saat itulah ia melihat penumpang gelap, seekor ular. Ular itu rupanya bersarang jauh di dalam bagian atas helmnya, di mana sebelumnya dia telah memberikan sedikit bantalan tambahan untuk kepalanya saat ia berkendara.
Ular yang dimaksud adalah ular krait yang diketahui sangat berbisa dan sangat umum di daerah itu. Seperti sudah disinggung di atas, faktanya, menemukan ular yang bersembunyi di mobil dan sepeda motor bukanlah hal yang tidak pernah terjadi.
Namun beruntung bagi Ranjith, dirinya yang telah sekian jam berkendara dengan motor dan mengenakan "helm ular", tidak terluka. Ketika rekan-rekannya membawanya ke rumah sakit terdekat untuk diperiksa, mereka tidak menemukan bukti bahwa dia telah digigit.
Sebaliknya, tampaknya kepalanya telah menghancurkan ular krait hingga mati. Ranjith kemudian pulang dari rumah sakit setelah dinyatakan sehat. Betapapun, dirinya telah mengalami hari yang buruk saat itu, berkendara dengan helm berbalut ular. Kesal, dia pulang lantas membakar helmnya.
Adapun pelajaran penting yang dapat diambil dari kisah Ranjith adalah selalu melakukan pengecekan rutin sebelum pergi berkendara. Dengan apapun, motor atau mobil untuk memastikan semuanya siap dan baik-baik saja tanpa ada ular atau hewan lain yang berpotensi mencelakakan pengendara.
Sumber: Jawapos.com
Editor: Rinaldi
Pemkab Rohul usulkan percepatan jadwal penerbangan JCH ke Batam demi efisiensi waktu dan kenyamanan jamaah…
Sebanyak 819 peserta siap ikut MTQ Riau 2026 di Kuansing. Persiapan venue, penginapan, dan kawasan…
PUPR Riau cepat perbaiki jalan amblas di Sudirman Pekanbaru. Enam ruas jalan sudah dibenahi, tiga…
Bangunan liar menjamur di jalan protokol Pekanbaru. Satpol PP segera lakukan penertiban karena ganggu drainase…
Wako Pekanbaru tinjau titik banjir dan temukan masalah drainase serta sampah. Pemko siap lakukan revitalisasi…
SPBU Inhu dorong penggunaan aplikasi XStar untuk BBM subsidi. Warga mengeluh, harga Pertalite di pelosok…