Categories: Nasional

Mengamuk, Anak Elvi Sukaesih Dirawat di Ruang Isolasi

JAKARTA (RIAUPOS.CO) – Kondisi anak pertama Elvy Sukaesih, Haedar, yang diamankan kepolisian karena mengamuk kini tengah dirawat di RSKD Duren Sawit, Jakarta Timur. Melalui keterangan yang diberikan keluarga kepada awak media pada Sabtu (14/9), Haedar harus dirawat di ruang isolasi karena skizofrenia.

Menurut adik keempat Haedar, Syehan, pihak keluarga saat ini masih tidak diizinkan untuk menjenguk. Karena masih dalam pantauan dokter. Bahkan, ketika dibawa ke RSKD Duren Sawit, Haedar harus disuntik obat penenang.

“Nggak tahu kapannya kami bisa jenguk. Biasanya, pas yang kedua kali dirawat karena skizofrenia sebelumnya, 21 hari malah kami gak bisa lihat Haedar,” ujar Syehan.

Nama Haedar sendiri mencuat di masyarakat setelah dirinya diamankan kepolisian karena diduga mengamuk dan merusak warung tetangganya, pada Kamis (12/9). Hal itu dilakukan Haedar karena diduga tidak diberi pinjaman rokok sebungkus.

Belakangan diketahui kalau Haedar memang mengidap skizofrenia sehingga mudah tersinggung. Diakui Syehan, Haedar pernah dirawat di dua rumah sakit karena penyakitnya tersebut. Pertama pada 2016, dia dirawat di RS Doctor Haji Marzoeki Mahdi, Bogor. Lalu pada 2017, ayah dengan enam anak itu kembali masuk ke rumah sakit. Lokasinya di Duren Sawit, Jakarta Timur.

“April 2018, Haedar masuk lagi di Duren Sawit. Nah, setelah itu, kami tahu kalau Haedar kena skizofrenia. Tapi, kami keluarga kayak kurang edukasi tentang skizofrenia,” terang Syehan.

Sementara itu, ditemui bersamaan dengan Syehan, Elvy Sukaesih mengungkapkan, dirinya memantau kondisi Haedar dari sang istri, Khusnul, melalui telepon. “Khusnul waktu itu lagi di rumah sakit, saya telepon. Kedengaran dari telepon, Haedar masih teriak. Banyak nyamuk kan di sana (RSKD Duren Sawit, red),” ungkapnya.

Menurut perempuan 68 tahun itu, Haedar mengalami guncangan jiwa pasca kematian putri ketiga dari pernikahan bersama istri sebelumnya.

“Pada 2014, putri ketiga dari Haedar namanya Zakiya meninggal. Usianya masih 22 tahun. Setelah itu, Haedar berubah sikap. Lebih pendiam,” kenangnya.

Namun, Ratu dangdut itu menilai, Haedar masih bisa berkomunikasi dengan baik. Hanya, putranya itu mudah tersinggung.

Haedar sendiri tinggal bersama dirinya dan Dhawiya di Cawang, Jakarta Timur. Dalam kesehaiannya, Haedar dikenal dengan sosok yang baik. Bahkan, masih bisa salat dan mengaji.

Sumber: Jawapos.com

Editor: Edwir

Arif Oktafian

Share
Published by
Arif Oktafian

Recent Posts

983 Mahasiswa Baru Ikuti PKKMB UHTP, Mendiktisaintek Tekankan Tridarma Perguruan Tinggi

Sebanyak 983 mahasiswa baru mengikuti PKKMB UHTP 2026. Kegiatan membekali mahasiswa dengan karakter, integritas, dan…

6 jam ago

Hilang Saat Memancing di Sungai Indragiri, Ahmad Diar Ditemukan Meninggal

Ahmad Diar, warga Tembilahan, ditemukan meninggal di Sungai Indragiri setelah dilaporkan hilang saat memancing di…

6 jam ago

Pemko Pekanbaru Gelar Salat Istiska di Tengah Kabut Asap Karhutla

Pemko Pekanbaru menggelar Salat Istiska untuk memohon hujan di tengah kabut asap kiriman akibat karhutla…

7 jam ago

Kabut Asap Pekanbaru Menebal, Jarak Pandang Pengendara Terbatas hingga 3 Kilometer

Kabut asap Pekanbaru makin pekat Rabu pagi dengan jarak pandang 2,5-3 km dan kualitas udara…

7 jam ago

Kapal Ro-Ro Masuk Docking, Pelayanan Penyeberangan Bengkalis Dikeluhkan Pengguna

Pengguna Ro-Ro Bengkalis mengeluhkan antrean hingga 3 jam akibat pengurangan armada yang masuk docking pada…

7 jam ago

Usai Penggeledahan Kejari, Bupati Asmar Pastikan Pemerintahan Meranti Tetap Berjalan

Bupati Meranti Asmar menghormati penyidikan dugaan korupsi anggaran kendaraan dinas, BBM, dan pelumas yang ditangani…

7 jam ago