Seru saat mendorong membawa perahu.
Namanya Sungai Batang Gangsal. Namanya saja sudah menarik, apalagi saat bersampan di deras arusnya. Sungguh menantang.
(RIAUPOS.CO) — SEPERTI sungai lainnya yang berada di daerah perbukitan, Sungai Batang Gangsal juga unik, menarik sekaligus menantang. Bak manusia, sungai ini berwatak riang, terutama saat musim kemarau seperti sekarang. Airnya dangkal, batu-batu di dasar pun kelihatan. Jernih dan sejuk. Perahu tak lagi membawa kita, tapi kita yang mendorong perahu. Sungguh tidak biasa.
Jembatan kayu melintas di Sungai Batang Gangsal, Dusun Lemang, Desa Rantau Langsat.
Kanan kiri Sungai Batang Gangsal adalah hutan lebat, masuk dalam kawasan Taman Nasional Bukit Tigapuluh (TNBT). Tak heran jika yang terasa hanya sunyi, yang terdengar hanya burung-burung yang bernyanyi dan suara alir arus sungai yang tak pernah berhenti. Sungai ini juga melintasi banyak dusun di beberapa desa di Kecamatan Batang Gangsal. Maka, sungai ini menjadi sumber kehidupan. Lubuknya tempat masyarakat mencari ikan, dan airnya untuk mandi, minum dan makan.***
Dinding batu menghiasi tepian Sungai Batang Gangsal.
Laporan KUNNI MASROHANTI, Inhu
Pemkab Rohul usulkan percepatan jadwal penerbangan JCH ke Batam demi efisiensi waktu dan kenyamanan jamaah…
Sebanyak 819 peserta siap ikut MTQ Riau 2026 di Kuansing. Persiapan venue, penginapan, dan kawasan…
PUPR Riau cepat perbaiki jalan amblas di Sudirman Pekanbaru. Enam ruas jalan sudah dibenahi, tiga…
Bangunan liar menjamur di jalan protokol Pekanbaru. Satpol PP segera lakukan penertiban karena ganggu drainase…
Wako Pekanbaru tinjau titik banjir dan temukan masalah drainase serta sampah. Pemko siap lakukan revitalisasi…
SPBU Inhu dorong penggunaan aplikasi XStar untuk BBM subsidi. Warga mengeluh, harga Pertalite di pelosok…