ALMARHUM TENAS EFFENDY
PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Almarhum Tengku Nasaruddin Said Effendy (Tenas Effendy), bersama tiga tokoh lainnya akan menerima tanda kehormatan Bintang Mahaputra Nararya dari Pemerintah Republik Indonesia, Kamis (15/8) siang ini. Almarhum Tenas Effendy merupakan salah satu tokoh masyarakat Riau yang juga dikenal sebagai tokoh Budaya Melayu Riau.
Gubernur Riau H Syamsuar mengatakan, tanda kehormatan tersebut diberikan sebagai penghargaan Pemerintah Republik Indonesia terhadap jasa-jasa almarhum Tenas Effendy.
Pasalnya, almarhum merupakan tokoh budayawan Melayu yang tidak hanya terkenal di Indonesia namun juga di negera tetangga Malaysia.
"Beliau itu merupakan aset nasional, beliau juga pernah bekerja di Malaysia. Karena itu negara Malaysia juga pernah memberikan penghargaan kepada beliau," katanya.
Sementara itu, Kepala Dinas Kebudayaan Provinsi Riau Raja Yoserizal Zein menambahkan, pengharagaan tersebut dan akan diserahkan langsung oleh Presiden RI Joko Widodo di Istana Negara, Jakarta.
“Insya Allah siang ini penghargaan tersebut akan diterima langsung oleh anaknya Tengku Hidayati, didampingi adik kandungnya Tengku Ubaidillah,” sebutnya.
Selain Almarhum Tenas Efendy, tokoh lainnya penerima Bintang Mahaputra Nararya, yakni Arifin Panigoro, pendiri dan penasehat PT Medco Internasinal Tbk, Sofyan Wanandi, Ketua tim Ahli Wakil Presiden RI, dan almarhum Siti Maryam Muhammad Salahuddin, ilmuan kebudayaan daerah Bima. Sedangkan almarhum Tenas Effendy, akademisi dan budayawan. (sol)
Jelang Ramadan 1447 H, Bupati Rohul silaturahmi dengan 230 mubalig dan anak yatim, serahkan bantuan…
Satpol PP Bengkalis gelar razia Pekat jelang Ramadan, enam pasangan bukan suami istri terjaring di…
Defisit daya dari transmisi Belawan sebabkan listrik Bagansiapiapi padam lebih dua jam, warga dan pelaku…
Buya Yahya ingatkan persiapan utama Ramadhan adalah membersihkan hati dan menyusun rencana ibadah agar bulan…
Disdikpora Kampar atur jam belajar dan jadwal libur Ramadan 1447 H. PAUD-TK diliburkan, SD dan…
Rumah kontrakan kosong di Jalan Rajawali Pekanbaru terbakar. Kerugian diperkirakan Rp180 juta, penyebab masih diselidiki.