badminton
PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – SUATU hari Kiki dan saudara-saudaranya bermain badminton di depan rumah mereka. Awalnya Kiki bermain dengan adiknya. Namun tidak seru karena sang adik tidak pandai bermain badminton.
Kiki pun miminta kakaknya untuk bermain menggantikan sang adik. Si adik pun merengut.
Pertarungan antara Kiki dan kakaknya berlangsung sengit. Kiki begitu bersemangat membalas pukulan-pukulan bola yang diberi sang kakak. Sampai-sampai saat giliran Kiki akan mengembalikan bola, bola malah mengarah entah kemana dan hilang dari pandangan.
Kiki mencoba mencari di sekitar tempat bermain. Namun, bola itu tak kunjung ketemu.
Sampai akhirnya adiknya yang mengetahui keberadaan bola badminton tersebut tertawa lepas serta menunjuk ke arah kepala Kiki. Demikian pula dengan kakaknya.
"Kakak… Itu bolanya nyangkut di kepala kakak," teriak sang adik yang tampak puas menertawakan Kiki.
Ternyata tanpa disadari Kiki, bola badminton itu menyangkut di kepalanya dan masuk ke dalam helaian rambutnya sehingga membuatnya tidak merasakan keberadaannya.
Mengetahui hal tersebut, Kiki lantas mengambil bola yang ada di rambutnya, dan langsung mengikat rambutnya agar tidak lagi kemasukan bola badminton lagi saat bermain.
"Alamak… !! Kenapa bisa menyangkut di kepala? Harus diikat nih rambut biar tidak nyasar lagi bolanya di kepala," kata Kiki.(ayi)
Sebanyak 760 warga binaan Lapas Tembilahan menerima remisi Idulfitri 1447 H, dua di antaranya langsung…
Hujan deras tak surutkan antusias warga Pekanbaru Salat Idulfitri bersama wali kota. Lokasi dipindah ke…
Hilal belum terlihat, Arab Saudi tetapkan Syawal Jumat 20 April 2026
Aksi penjambretan uang santunan anak yatim di Pekanbaru viral. Pelaku berpura-pura bertanya sebelum merampas amplop…
Pemko Pekanbaru mempercepat perbaikan jalan rusak jelang Idulfitri. Jalan Teluk Leok ditargetkan bisa dilalui aman…
Pemko Pekanbaru salurkan insentif Ramadan kepada 2.401 guru. Guru honor komite dapat tambahan hingga Rp600…