Categories: Nasional

Ini 3 Tahap Bermain bagi Anak Sesuai dengan Kelompok Usianya

JAKARTA (RIAUPOS.CO) – Proses tumbuh kembang anak ternyata memiliki sejumlah tahapan. Tahapan usia tersebut menjadi indikator kegiatan apa yang cocok mereka lakukan sesuai usianya.

Dalam webinar Cussons Bintang Kecil 2021(CBK 2021), orang tua diminta mendukung tumbuh kembang anak melalui aktivitas yang seru dan kreatif. Pada masa pandemi, dimana orang tua banyak menghabiskan waktu di rumah, sejatinya banyak momen dalam masa tumbuh

kembang anak yang dapat secara langsung dilihat dan dialami bersama.

“Orang tua didorong memberikan ruang berimajinasi yang edukatif sekaligus mengabadikan momen kebersamaan keluarga pada masa pandemi sesuai dengan kelompok usianya,” kata Brand Manager Cussons Baby Indonesia Alifa Nisfiyani..

Seorang play-based parenting blogger dan Therapeutic Play Practitioner dan Montessori Diploma in Training Grace Melia, mengatakan setiap anak usia dini harus diberikan pelatihan stimulus yang baik dan sesuai dengan usianya. Di samping itu, anak juga perlu diberikan kesempatan untuk bermain dan bereksplorasi dengan cukup karena dunia anak memang identik dengan dunia bermain.

Menurutnya, kata sense diartikan sebagai 5 panca indera yaitu penglihatan (mata), pendengaran (telinga), penciuman (hidung), perasa (lidah), perabaan (kulit), pergerakan (proprioseptif: otot dan sendi), serta keseimbangan (vestibular: telinga bagian dalam). Adapun kata play diartikan sebagai bermain. Jadi sensory play adalah permainan yang merangsang perkembangan panca indera anak dengan mengajak mereka aktif dalam sebuah format permainan.

Caranya mudah, dapat dilakukan dirumah dan terdapat beragam ide yang dapat dikaryakan oleh orang tua. Sensory play juga bisa memanfaatkan barang yang sudah ada di rumah atau bahkan terkadang cukup dengan aktif bermain bersama dalam pretend play. Sebuah bentuk permainan yang tidak banyak memerlukan persiapan.

Ia memberikan beberapa tips dan ide untuk kreatif mengajak anak bermain dengan menstimulasi memori maupun fisik dan ruang gerak mereka. Pada dasarnya kebutuhan anak usia dini

berkembang seiring dengan bertambahnya umur mereka. Apa saja?

1. Usia baru lahir

Pada usia newborn (0-1 tahun) bayi dapat mulai mengingat hal-hal yang ditangkap oleh indera penglihatan, penciuman, perasa, dan pendengaran. Oleh karena itu, penting bagi orang tua untuk menstimulasi memori dengan melakukan pretend play atau role play dan mengajak anak bermain cilukba.

2. Bayi di atas umur 1 tahun (1-2 tahun)

Bayi usia ini sudah lebih banyak mengenali jenis-jenis stimulasi. Ia dapat bermain secara simbolik dan menggunakan lebih banyak variasi benda dalam bermain.

Bermain dengan boneka atau benda dengan fungsi yang dapat dilihat sehari-hari dan menjadikannya fasilitas bermain dapat membantu merangsang imajinasi bayi secara optimal. Selain itu orang tua juga dapat mengajak anak bermain edible sensory play dan kegiatan buka tutup.

3. Usia batita

Bayi di umur 2-3 tahun biasanya mengalami pertumbuhan yang tergolong pesat terkait minat dan juga keterampilannya. Semua hal yang dapat dilihat, dirasakan dan didengar bisa menjadi alat untuk merangsang keterampilan, minat, dan bakat masing-masing anak.

Pada tahap ini anak sudah bisa diajak mengenal warna melalui aktivitas seperti nail coloring dan juga membuat mainan secara mandiri (do it yourself/DIY) seperti instrumen musik ataupun memotong menggunakan alat pemotong yang aman untuk anak.

 

Sumber: Jawapos.com

Editor: E Sulaiman

Arif Oktafian

Share
Published by
Arif Oktafian

Recent Posts

Menginap di Kamar Deluxe Cuma Rp455 Ribu, Hotel Mutiara Merdeka Hadirkan Paket “Koper”

Hotel Mutiara Merdeka Pekanbaru menghadirkan promo bulanan bertajuk Paket "Koper" dengan tarif Rp455 ribu per…

19 jam ago

Tingkatkan Kualitas Pembelajaran, Mahasiswa Pascasarjana UNRI Dampingi Guru MTsN 1 Kampar Kembangkan AI

Mahasiswa Magister Pendidikan Matematika FKIP UNRI mendampingi 45 guru MTsN 1 Kampar dalam memanfaatkan ChatGPT…

20 jam ago

Sekda Inhu Zulfahmi Adrian Koordinasi dengan BKN Atasi Polemik SK 247 Kepala Sekolah

Pemerintah Kabupaten Indragiri Hulu belum menerbitkan Surat Keputusan (SK) pengangkatan bagi 247 kepala sekolah yang…

1 hari ago

Satu Tim dengan Sang Putra, Kebahagiaan Coach Suryo Dampingi Debut Alif di Firstman

Kepala pelatih MAN 1 Pekanbaru Suryo Pranoto merasakan kebahagiaan tersendiri saat mendampingi putra kandungnya, Muhammad…

1 hari ago

WNA Asal India Ditemukan Tak Bernyawa di Kamar Hotel Jalan Hang Tuah Duri

Seorang WNA asal India berinisial SR (61) ditemukan tidak bernyawa di kamar hotel kawasan Jalan…

2 hari ago

Polda Riau Libatkan Bhabinkamtibmas dalam Program Rehabilitasi Mangrove M4CR

Direktur Pembinaan Masyarakat Polda Riau Kombes Pol Eko Budhi Purwono memperkuat komitmen menjaga ekosistem pesisir…

2 hari ago