Categories: Nasional

Pencegahan Korupsi, Pemkab Perkuat APIP

ROKANHULU (RIAUPOS.CO) — Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Rokan Hulu H Abdul Haris SSos MSi, Selasa (12/11) menghadiri rapat koordinasi dan supervisi program pemberantasan korupsi terintegrasi yang digelar oleh KPK Republik Indonesia di ruang rapat Kantor Gubernur Riau di Pekanbaru.

Rakor tersebut, sebagai tindaklanjut dari komitmen dan rencana aksi program Pemberantasan Korupsi Terintegrasi yang telah ditandatangani oleh Bupati Rohul dan disampaikan ke KPK RI.

Rakor yang dihadiri 9 Sekda di Provinsi Riau itu, KPK lebih menekankan kepada Pemerintah kabupaten/kota untuk memperkuat Aparat Pengawasan Intern Pemerintah (APIP) dibawah Inpektorat, dalam pencegahan korupsi dan penataan aset daerah.

Sekda Rohul H Abdul Haris SSos MSi yang menghubungi Riau Pos, Rabu (13/11) menjelaskan, Pemerintah Kabupaten Rohul sejak tahun 2016, telah menunjukkan komitmennya dalam pencegahan korupsi terintegrasi dengan telah melaksanakan penandatanganan kesepakatan dengan Komisi Pemberantasan Korupsi terkait rencana aksi (Renaksi) program pemberantasan korupsi terintegrasi

Terhadap rencana aksi program pemberantasan korupsi terintergrasi, lanjutnya, mulai dari perencanaan hingga pertanggungjawaban penggunaan APBD Rohul harus terinterasi dan itu dituangkan kedalam bentuk e-planing hingga e Monev (monitoring dan evaluasi).

 "Semuanya itu harus masuk ke dalam sistem aplikasi pencegahaan korupsi e-planing, e-budgeting hingga Monev yang dievaluasi oleh KPK. Itu semua terintegrasi keseluruhannya, dengan membuka aplikasi e planning, tergambar mulai dari perencanaan hingga sampai pertanggungjawaban yang dimulai tahun 2017 lalu,’ jelasnya

Dalam artian, untuk pencegahan korupsi, pemerintah daerah harus memulai dari perencanaan hingga pertanggungjawaban dan monev. "Itu sudah dilakukan Pemkab Rohul. Untuk rencana strategis pencegahan korupsi, kita perkuat APIP di Inspektorat Rohul yang melakukan pembinaan dan pengawasan terhadap perencanaan kegiatan di OPD. Rakor ini rutin dilakukan oleh KPK dengan mengundang kabupaten/kota di Riau, dalam rangka pencegahan korupsi," katanya.

Kemudian dalam Rakor tersebut, melaporkan penataan aset yang dilakukan Pemkab Rohul tahun ini. Dimana Penataan dan pengelolaan aset menjadi perhatian dari KPK RI, seperti sertifikat tanah milik Pemkab Rohul.

"Tahun ini, kita punya target 22 aset tanah yang bersertifikat, sampai hari ini sudah selesai 18 aset yang bersertifikat.  Sisanya kita targetkan tuntas dalam tahun ini," tuturnya.(adv)

Arif Oktafian

Share
Published by
Arif Oktafian

Recent Posts

52 Jalur Siap Bertanding di Pacu Jalur Mini Kuansing, Ini Total Hadiahnya

Sebanyak 52 jalur telah mendaftar Pacu Jalur Mini 2026 di Tepian Narosa Teluk Kuantan. Total…

1 hari ago

Ingin Staycation Saat HUT RI? Hotel Dafam Pekanbaru Punya Promo Menarik

Hotel Dafam Pekanbaru menghadirkan promo Merdeka Staycation Rp545.081 per malam. Tamu juga mendapat Es Merah…

1 hari ago

Pemko Pekanbaru Gencar Perbaiki Jalan, DPRD Ingatkan Soal Aspal Cepat Rusak

DPRD Pekanbaru mengapresiasi perbaikan jalan yang dikebut Pemko, namun meminta kualitas dijaga setelah ditemukan sejumlah…

1 hari ago

Pacu Jalur 2026 Segera Dimulai, Empat SPBU Kuansing Jadi Prioritas Tambahan BBM

Pacu jalur Kuansing 2026 diprediksi menarik puluhan ribu pengunjung. Pemkab memastikan pasokan Pertalite dan solar…

1 hari ago

Ketua Kwarcab Pekanbaru Sulastri Raih Lencana Darma Bakti dari Kwarnas

Ketua Kwarcab Pekanbaru Sulastri meraih Lencana Darma Bakti dari Kwarnas. Penghargaan diberikan atas dedikasinya membina…

1 hari ago

Rumah Warga di Jalan Tanjung Harapan Tembilahan Terbakar, Ini Kondisi Penghuninya

Rumah warga di Jalan Tanjung Harapan, Tembilahan, terbakar Kamis sore. Api berhasil dipadamkan sebelum merembet…

1 hari ago