Categories: Nasional

Qantas Dituding Bikin Staf Terpapar Corona

JAKARTA (RIAUPOS.CO) — Maskapai terkemuka Australia, Qantas, dituding secara sadar membuat petugas bagasi terpapar corona (Covid-19). Serikat Pekerja Transportasi (Transport Workers' Union/TWU) Australia baru-baru ini mengklaim bahwa staf Qantas di Bandara Adelaide diperintahkan untuk tetap bekerja setelah terpapar corona.

Otoritas kesehatan di Negara Bagian Australia Selatan pada Senin (13/4) menyampaikan dalam rilis media bahwa sekitar 750 staf Qantas diminta untuk melakukan isolasi mandiri di rumah dalam upaya mengarantina sebuah klaster kasus yang berkaitan dengan Bandara Adelaide.

Menurut Australian Broadcasting Corporation, para staf tersebut mencakup 18 petugas pengurus bagasi, tiga pekerja lain, dan 13 kontak jarak dekat. TWU mengatakan bahwa pihaknya sedang mengumpulkan bukti bahwa Qantas secara sadar membuat para pekerja terpapar corona setelah maskapai tersebut diberi tahu soal kasus terkonfirmasi pertama.

"Kami diberi tahu bahwa staf Qantas diperintahkan untuk masuk kerja. Mereka (staf) mencemaskan kesehatan dan keamanan mereka, tetapi tetap pergi bekerja," tutur Ian Smith, Sekretaris TWU Cabang Australia Selatan seperti dikutip Antara dari Xinhua.

"Beberapa dari mereka menjadi tertular dan kemudian menulari keluarga mereka. Ini mengerikan dan sangat mengecewakan, dan kondisi ini seharusnya bisa dicegah," imbuhnya.

SA Health, otoritas kesehatan di Australia Selatan, pada Senin (13/4) mengatakan bahwa, pada tahap ini, tidak ada area publik yang diyakini terkena imbas. Namun demikian, siapa pun yang sakit dengan menunjukkan gejala corona dan pernah berkunjung ke Bandara Adelaide, termasuk bagian terminal maupun area parkir mobil, harus menjalani tes.

Dalam pernyataan, Qantas menyatakan bahwa pihaknya telah mematuhi arahan otoritas. "Sayangnya, beberapa pekan lalu, salah satu petugas bagasi kami di Bandara Adelaide masuk ke tempat kerja saat tertular penyakit tersebut dan secara tidak sadar menularkan virus ini ke orang lain," katanya.

"Setiap pegawai yang teridentifikasi perlu melakukan isolasi mandiri lewat proses pelacakan kontak oleh SA Health telah diperintahkan untuk segera melakukannya," tambah pernyataan itu.

Sumber: Jawapos.com
Editor: Rinaldi

 

Edwar Yaman

Share
Published by
Edwar Yaman

Recent Posts

Pemkab Rohul Ajukan Percepatan Jadwal Terbang JCH ke Batam, Ini Alasannya

Pemkab Rohul usulkan percepatan jadwal penerbangan JCH ke Batam demi efisiensi waktu dan kenyamanan jamaah…

2 hari ago

Kuansing Bersiap Jadi Tuan Rumah, 819 Peserta Ramaikan MTQ Riau

Sebanyak 819 peserta siap ikut MTQ Riau 2026 di Kuansing. Persiapan venue, penginapan, dan kawasan…

3 hari ago

Jalan Amblas Depan Kantor Gubernur Riau Langsung Diperbaiki, PUPR Bergerak Cepat

PUPR Riau cepat perbaiki jalan amblas di Sudirman Pekanbaru. Enam ruas jalan sudah dibenahi, tiga…

3 hari ago

Menjamur di Jalan Protokol, Bangunan Liar di Pekanbaru Segera Dibongkar

Bangunan liar menjamur di jalan protokol Pekanbaru. Satpol PP segera lakukan penertiban karena ganggu drainase…

3 hari ago

Wako Pekanbaru Turun Tangan, Drainase dan Sampah Jadi Fokus Utama Atasi Banjir

Wako Pekanbaru tinjau titik banjir dan temukan masalah drainase serta sampah. Pemko siap lakukan revitalisasi…

3 hari ago

Pembelian Pertalite Tak Lagi Pakai Rekomendasi Desa, SPBU Inhu Dorong XStar

SPBU Inhu dorong penggunaan aplikasi XStar untuk BBM subsidi. Warga mengeluh, harga Pertalite di pelosok…

3 hari ago