PEKANBARU (RIAUPOS.CO) — Kamis (12/11), Program Studi Magister Manajemen (MM) Institut Bisnis dan Teknologi (IBT) Pelita Indonesia menggelar yudisium angkatan VII. Ada 45 peserta pada yudisium ini. Terdiri dari konsentrasi Manajemen Sumber Daya Manusia, Manajemen Keuangan dan Manajemen Pemasaran. Yudisium dilangsungkan dengan sistem dalam jaringan (daring). Ini dilakukan dengan mempertimbangkan suasana pandemi Covid-19.
Kegiatan dibuka oleh Wakil Rektor I Bidang Akademis IBT Pelita Indonesia Prof Dr Teddy Chandra SE MM. Dalam sambutannya, ia menyampaikan bahwa, yudisium ini merupakan penetapan gelar MM para lulusan. "Gelar MM tersebut sudah boleh dipergunakan sebagaimana mestinya. Perlu ketahui juga bahwa, sejak perubahan bentuk perguruan tinggi dari Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi (STIE) Pelita Indonesia menjadi IBT Pelita Indonesia sejak Oktober 2019 yang lalu seluruh akreditasi program studi telah diperbaharui dengan peringkat B," pungkasnya. Selanjutnya, Prof Dr Priyono MM selaku Direktur Pasca Sarjana IBT Pelita Indonesia memberikan pesan, agar para lulusan dapat berkiprah sesuai bidang yang ditekuni. Sedangkan nama-nama lulusan dibacakan oleh Lalyla Hafni SE MM selaku Dekan Fakultas Bisnis IBT Pelita Indonesia.(lim)
Laporan: MUSLIM NURDIN (PEKANBARU)
Pemkab Kepulauan Meranti resmi menerapkan manajemen talenta ASN setelah mendapat persetujuan BKN. Pengisian JPTP tak…
Kompensasi bagi 142 nelayan terdampak pencemaran Sungai Tapung mulai direalisasikan. Nelayan berharap pemulihan lingkungan segera…
Kapolda Riau menjenguk korban dugaan pengeroyokan di RS Bhayangkara dan menegaskan proses hukum akan dilakukan…
Sidang dugaan korupsi Perumda BPR Indra Arta Inhu memasuki tahap replik. Satu terdakwa meninggal dunia…
Perbaikan jalan menyebabkan kemacetan panjang di perbatasan Riau-Sumbar dan Km 35 Pekanbaru-Bangkinang. Pengendara diminta mengatur…
Kuansing sukses menjadi tuan rumah MTQ Riau 2026 dan meloloskan lima qori-qoriah untuk memperkuat kafilah…