ILUSTRASI: Aktivitas pekerja di Pelabuhan Sungai Duku, Rumbai Pesisir, Jumat (13/9/2019). (MUSLIM NURDIN/*3/RIAUPOS.CO)
PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Aktivitas di Pelabuhan Sungai Duku yang berlokasi di Kawasan Teluk Leok, Rumbai Pesisir, tetap berjalan normal. Hal itu terpantau saat Riau Pos menyusur lokasi tersebut, Jumat (13/9).
Beberapa kapal sudah bersandar di pelabuhan bahkan beberapa sudah berangkat. Hilir mudik penumpang terlihat jelas di pintu masuk maupun koridor.
Pukul 08.00 WIB kapal SB Nagaline tujuan Selat Panjang sudah berangkat. Menurut keterangan agen Nagaline Fitri, ada 84 penumpang yang berangkat dari total 106 kursi.
"Meski kabut asap kapal tetap berangkat. Hanya saja kalau pagi sekarang sistemnya join dengan Meranti Ekspress. Misalnya pagi ini Nagaline yang berangkat, besok Meranti yang berangkat," jelasnya.
Lebih lanjut, untuk siang hari baik Nagaline maupun Meranti berangkat masing-masing. SB Meranti berangkat pukul 13.15 WIB sedangkan Nagaline berangkat pukul 13.00 WIB.
"Untuk siang hari sudah ada 35 orang yang beli tiket. Harga tiket reguler Rp 162 ribu ada 98 kursi dan harga VIP Rp 182 ribu ada delapan kursi," sebutnya.
Kemudian agen Meranti Ririn menyatakan, keberangkatan kapal siang hari sudah ada 40 orang yang membeli tiket. Katanya, tiket akan habis di akhir pekan. "Di akhir pekan tiket selalu habis. Totalnya ada 101 kursi," terangnya.
Katanya, harga tiket pun bervariasi. Harga tiket di Nagaline reguler Rp 162 ribu ada 85 kursi, VIP Rp 172 ribu ada 12 kursi, VVIP Rp 197 ribu ada empat kursi. "Paling diminati reguler dan jika penuh mau tidak mau ambil VIP maupun VVIP," ungkapnya.
Penumpang bernama Widi mengaku pergi ke Selat Panjang selain karena kabut asap pun karena ingin pulang kampung bertemu keluarga.
"Kabut asap tidak dapat dihindari karena pasti di sana ada juga. Setidaknya menghindari pekatnya kabut asap di Pekanbaru yang cukup parah ini sampai menguning dan nafas pun sesak," ujarnya.
Kepada pemerintah diharap agar benar-benar tegas mengusut kasus karhutla. "Tegas dong pemerintah terhadap kasus Karhutla. Ini bukan perkara main-main loh jutaan orang warga Riau menghirup asap. Mungkim efeknya nggak sekarang, cobalah merakyat," tegasnya. (*3)
Laporan: Muslim Nurdin/*3
Editor: Edwir
HSBL 2026 Pekanbaru diikuti 46 tim dan menghadirkan kategori Junior khusus pelajar SMP atau sederajat…
PSPS Pekanbaru menghadapi PSIS Semarang di laga pembuka Championship 2026/2027. Askar Bertuah menargetkan poin dari…
Pemprov Riau akan memelihara Jembatan Siak I dan Siak III pada pekan ketiga September dengan…
Pertamina Patra Niaga menaikkan pasokan BBM JBT di Riau hingga 27 persen seiring meningkatnya kebutuhan…
Komjak RI mengunjungi Kejari Pekanbaru untuk mengecek pengaduan masyarakat dan sarana prasarana serta mengingatkan pentingnya…
Video pembagian MBG di SDN 015 Tambusai Utara viral dan memunculkan anggapan penolakan. Sekolah menegaskan…