Categories: Nasional

Polisi Masih Selidiki Penembakan Mobil Rombongan Kapolres Maybrat

MANOKWARI (RIAUPOS.CO) – Kepolisian Daerah (Polda) Papua Barat tidak terpancing dengan insiden penembakan terhadap kendaraan yang ditumpangi rombongan Kapolres Maybrat.

Kapolda Papua Barat Irjen Pol Tornagogo Sihombing, di Manokwari, Rabu (12/5/2021), mengatakan, institusinya tidak terpancing, karena pelaku dalam insiden itu masih dikategorikan sebagai orang tak dikenal (OTK).

Kapolda juga belum memastikan bahwa penembak misterius itu adalah bagian dari teroris Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB)  di wilayah Kabupaten Maybrat.

"Proyektil belum ditemukan, sehingga kami masih kategorikan pelakunya sebagai OTK," kata Kapolda pula.

Kapolda juga belum memberikan perintah khusus untuk dilakukannya penyisiran sekitar lokasi penembakan, namun penyelidikan tetap dilakukan untuk mengungkap motif dan pelaku.

"Penyisiran belum kami lakukan, karena di Maybrat sudah kami tempatkan personel Brimob untuk perkuat anggota polres setempat," kata Kapolda.

Meski demikian, Kapolda tak menampik bahwa telah terjadi insiden penembakan terhadap kendaraan rombongan Kapolres Maybrat Kompol Bernadus Okoka sepulang pembagian sembako kepada masyarakat di daerah itu.

Ia menyebut rombongan itu terdiri dari anggota Polres Maybrat dan anggota Brimob yang bertugas di wilayah tersebut.

"Dalam perjalanan kembali, ada terjadi tiga kali tembakan yang mengarah kepada rombongan. Tapi itu bisa diatasi, sehingga tidak ada korban jiwa, semua anggota kami selamat," katanya.

Direktur Eksekutif Lembaga Penelitian, Pengkajian dan Pengembangan Bantuan Hukum (LP3BH) Manokwari, Yan Christian Warinussy, meminta Kapolda Papua Barat dan jajarannya segera melakukan langkah penegakan hukum dalam peristiwa dugaan penembakan itu.

Dia juga menyarankan agar penyelidikan itu melalui olah tempat kejadian perkara (TKP), untuk menyelidiki bekas tembakan pada kaca spion maupun body mobil tersebut hingga menemukan proyektil peluru yang digunakan.

"Semua ini penting untuk mengungkap lebih jauh motif dan jenis senjata yang digunakan hingga menemukan ciri-ciri pelakunya," kata Warinussy.

Dia mengutarakan, kabar penembakan itu cukup mengherankan, karena selama ini informasi mengenai dugaan penembakan terhadap kendaraan aparat TNI/Polri hanya terjadi di kawasan Pegunungan Tengah (Provinsi Papua) saja.

"Kiranya masyarakat sipil di Distrik Aifat Timur senantiasa diberi perlindungan hukum oleh negara," ujarnya.

Sumber: CePos/Antara/JPNN
Editor: Hary B Koriun

Firman Agus

Share
Published by
Firman Agus

Recent Posts

Brazil adalah Brazil, Ancelotti Tetaplah Don Carlo

Carlo Ancelotti mulai menunjukkan sentuhan pragmatis bersama Brazil. Kini Selecao bersiap menghadapi ancaman Erling Haaland…

16 jam ago

Pecah Rekor 10 Tahun, Kafilah Inhu Sukses Tembus 4 Besar MTQ Riau 2026

Kafilah Inhu mencetak sejarah dengan finis di peringkat IV MTQ Riau 2026. Prestasi terbaik dalam…

16 jam ago

Bertemu Sahabat Lama, Rifat Sungkar Dukung Penuh Pengembangan Kota Pekanbaru

Rifat Sungkar menyatakan siap membantu Pemko Pekanbaru mewujudkan pembangunan sirkuit otomotif dan mendukung berbagai program…

16 jam ago

Besok Pagi! Bergerak Bersama Mitsubishi Motors dan Riau Pos Hadirkan Rifat Sungkar di Pekanbaru

Mitsubishi Motors bersama Riau Pos menggelar Bergerak Bersama di Grand Ubud Pekanbaru dengan beragam aktivitas…

2 hari ago

Pemko Pekanbaru Pastikan Tak Ada Anak Putus Sekolah, Layanan Pengaduan SPMB Dibuka

Pemko Pekanbaru membuka layanan pengaduan dan jalur pemenuhan kuota SPMB SMP 2026 agar seluruh anak…

2 hari ago

PKL Kembali Menjamur di Sekitar Jembatan Siak IV, Satpol PP Pastikan Penertiban Berlanjut

PKL kembali bermunculan di Jalan Sudirman Ujung dekat Jembatan Siak IV. Satpol PP Pekanbaru menegaskan…

2 hari ago