Categories: Nasional

Berdayakan Masyarakat dengan Proker Positif

(RIAUPOS.CO) – Meski pandemi Covid 19 belum usai sepenuhnya, program Kuliah Kerja Nyata (Kukerta) Universitas Riau (Unri) nyatanya dapat tetap terlaksana. Hal ini terlihat dari salah satu kelompok kukerta, yakni Kukerta Integrasi Tuah Karya. Berisikan 10 orang mahasiswa Unri yang terdiri dari berbagai jurusan.

Meski ditengah masa transisi normal baru (new normal), tetapi tidak menghalangi kegiatan kukerta yang dijalankan kelompok Kukerta Integrasi Tuah Karya. Bahkan mereka bertekad untuk memberdayakan masyarakat dengan berbagai kegiatan positif. Beberapa program kerja (proker) mereka juga telah mulai dijalankan.

Salah satu anggota Kukerta Integrasi Tuah Karya, yakni Yolanda Savira mengatakan kegiatan kukerta ini akan berlangsung selama 30 hari kedepan. Dimana program pengabdian yang mereka lakukan akan terfokus pada pelatihan akuntansi dan pengunaan media online bagi tenaga pengajar.

"Kegiatan dilakukan secara daring dan luring. Pada 6 Juli kegiatan kukerta dilaksanakan di SMK Masmur, lalu 7 Juli di SMK Ibnu Taimmiyah. Penyampaian materi di bagi 2, yakni penyampaian materi pelatihan akuntansi oleh bapak Gusnardi dan penggunaan media online oleh bapak Riyadi. Penggunaan media online ini ditujukan kepada guru-guru agar tidak kesulitan dalam memberikan materi atau pada saat melaksanakan ujian online. Dimana ketika dosen memberikan materi, kami bertugas membimbing secara praktek. Sehingga terjalin kerjasama antara dosen dengan mahasiswanya," jelas Yolanda.

Sebelum memberikan materi Yolanda mengatakan ia dan seluruh anggota Kukerta Integrasi 2020 selalu menyampaikan protokol kesehatan dimana sejalan dengan kegiatan yang mereka lakukan. Seperti memberikan masker secara gratis, memberikan sabun cuci tangan, menyediakan tempat cuci tangan, dan sebagainya.

Lebih jauh, Yolanda menuturkan kegiatan positif ini turut pula mendapat antusiasme yang tinggi dan respon yang sangat baik dari para guru dan kepala sekolah ditempat mereka mengabdi. Para guru berharap agar kegiatan tdk berhenti sampai disini. Krna mereka ingin lebih mengetahui lebih dalam lagi mengenai aplikasi pembelajaran.

"Alhamdulillah telah berjalan 2 hari dan kami mendapat respon yang sangat positif dari kepala sekolah. Beliau sangat berterimakasih dengan ilmu yang bermanfaat. Dimana para guru sering kali mengalami kesulitan saat memberikan tugas dan materi secara online. Karena banyak guru-guru yang masih belum mengerti terkait penggunaan media pembelajaran online seperti zoom, google meet, google classroom, dan lain-lain," tutup Yolanda.(w)

 

Firman Agus

Share
Published by
Firman Agus

Recent Posts

52 Jalur Siap Bertanding di Pacu Jalur Mini Kuansing, Ini Total Hadiahnya

Sebanyak 52 jalur telah mendaftar Pacu Jalur Mini 2026 di Tepian Narosa Teluk Kuantan. Total…

11 jam ago

Ingin Staycation Saat HUT RI? Hotel Dafam Pekanbaru Punya Promo Menarik

Hotel Dafam Pekanbaru menghadirkan promo Merdeka Staycation Rp545.081 per malam. Tamu juga mendapat Es Merah…

11 jam ago

Pemko Pekanbaru Gencar Perbaiki Jalan, DPRD Ingatkan Soal Aspal Cepat Rusak

DPRD Pekanbaru mengapresiasi perbaikan jalan yang dikebut Pemko, namun meminta kualitas dijaga setelah ditemukan sejumlah…

12 jam ago

Pacu Jalur 2026 Segera Dimulai, Empat SPBU Kuansing Jadi Prioritas Tambahan BBM

Pacu jalur Kuansing 2026 diprediksi menarik puluhan ribu pengunjung. Pemkab memastikan pasokan Pertalite dan solar…

12 jam ago

Ketua Kwarcab Pekanbaru Sulastri Raih Lencana Darma Bakti dari Kwarnas

Ketua Kwarcab Pekanbaru Sulastri meraih Lencana Darma Bakti dari Kwarnas. Penghargaan diberikan atas dedikasinya membina…

12 jam ago

Rumah Warga di Jalan Tanjung Harapan Tembilahan Terbakar, Ini Kondisi Penghuninya

Rumah warga di Jalan Tanjung Harapan, Tembilahan, terbakar Kamis sore. Api berhasil dipadamkan sebelum merembet…

18 jam ago