Categories: Nasional

Nasib Nahas si Bocah karena Belanjakan Uang Mainan

DIEGTEN (RIAUPOS.CO) — Kepolisian Swiss tak main-main dalam menjalankan tugas. Bocah berusia delapan tahun yang menggunakan uang palsu pun tak luput dari pengawasan mereka. Bocah tersebut bakal diawasi aparat hingga 2032.

Cerita tersebut berawal saat kepolisian menerima laporan pegawai toko di desa dekat Kota Diegten, Swiss. Bocah yang namanya dirahasiakan tersebut sedang mengunjungi toko lokal bersama kakaknya yang berusia 10 tahun dan teman perempuan. Saat itu dia menanyakan apa bisa membeli barang dengan uang mainan.

Uang tersebut merupakan lembaran yang biasa dibakar masyarakat Cina dalam upacara memperingati leluhur dan saudara yang mati. Aksara Mandarin jelas tertera dalam lembaran tersebut. Namun, pegawai toko tetap melaporkan kejadian itu. "Kami memang diwajibkan untuk melaporkan persitiwa semacam ini oleh kantor pusat," ungkap Tanja Baumann, manajer toko, kepada surat kabar Basler Zeitung (BaZ).

Polisi menindaklanjuti laporan tersebut. Mereka menyelidiki apakah bocah tersebut sengaja menggunakan uang palsu untuk penipuan. Mereka juga menggeledah rumah untuk mencari uang mainan lain. Pada akhirnya, bocah tersebut tak didakwa. Namun, kepolisian mengumumkan bahwa bocah itu bakal dimasukkan ke daftar pengawasan.

Sumber: Jawapos.com
Editor: Rinaldi

 

Edwar Yaman

Share
Published by
Edwar Yaman

Recent Posts

Penerbangan di Bandara SSK II Pekanbaru Berjalan Normal di Tengah Kabut Asap

Aktivitas penerbangan di Bandara Internasional SSK II Pekanbaru berjalan aman dan normal meski Kota Pekanbaru…

14 jam ago

Opening Party Honda DBL 2026 Riau Bergulir Hari Ini di Gelanggang Remaja Pekanbaru

Kompetisi basket pelajar bergengsi Honda DBL with Kopi Good Day 2026 Riau resmi bergulir mulai…

15 jam ago

Sidang Korupsi Kuansing: Sopir Zulkarnain dan Istri Suhardiman Amby Bersaksi

Persidangan kasus suap mantan Sekda Kuansing Zulkarnain mengungkap alur pembayaran angsuran Pajero Sport dan penguasaan…

20 jam ago

Kabut Asap Makin Tebal, Disdikbud Pelalawan Liburkan Tatap Muka di 8 Kecamatan

Disdikbud Kabupaten Pelalawan memberlakukan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) di 8 kecamatan akibat memburuknya kualitas udara…

20 jam ago

Tabrakan Beruntun 10 Mobil di Lampung Akibat Asap Tebal, 2 Orang Meninggal

Kecelakaan beruntun melibatkan 10 kendaraan terjadi di Jalan Lintas Pantai Timur Sumatera, Tulang Bawang, Lampung…

24 jam ago

Persidangan Korupsi Kuansing Ungkap Mantan Kabag Umum Punya Rekening Rp2,9 Miliar

Persidangan perkara korupsi mantan Sekda Kuansing Zulkarnain mengungkap transaksi bernilai total Rp2,9 miliar di dua…

1 hari ago