JAKARTA (RIAUPOS.CO) — Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mengakui bahwa virus corona jenis baru yang menyebabkan penyakit Covid-19 bisa menular lewat udara atau yang disebut aerosol transmision.
Menanggapi hal tersebut, Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Covid-19, Achmad Yurianto mengatakan masyarakat untuk waspada terhadap virus corona yang menyebar lewat udara.
"Seperti diibaratkan, aerosol seperti semprotan obat nyamuk. Dia (Covid-19) melayang-layang di udara dengan waktu cukup lama," ujar Yurianto di Kantor BNPB, Jakarta, Sabtu (11/7).
Oleh sebab itu, jika dalam ruangan tertutup dan ventilasi udara yang buruk, virus tersebut akan melayang-layang di udara. "Apabila ruangan tertutup tidak ada ventilasi dan sirkulasi udara yang tidak berlangsung baik, selama itulah Covid-19 akan berada di situ," beber Yurianto.
Yuri – sapaan akrabnya, mengimbau kepada masyarakat untuk memastikan ruangan di suatu tempat memiliki ventilasi udara yang cukup bagus. "Sehingga ketika ada droplet orang positif, akan dengan cepat bisa dikeluarkan dari ruangan itu dengan aliran udara yang baik," ungkapnya.
Tak lupa Yurianto meminta masyarakat untuk menerapkan protokol kesehatan yang ketat. Memakai masker, cuci tangan dengan sabun di air yang mengalir, disebutnya sebagai kunci menghentikan penyebaran virus corona.
Sumber: Jawapos.com
Editor: Rinaldi
Wako Pekanbaru Agung Nugroho meluncurkan logo HUT ke-242 Kota Pekanbaru dan melepas uji coba bus…
Bupati Siak Afni Z mengukuhkan 368 petugas Sensus Ekonomi 2026 dan menegaskan pentingnya integritas serta…
Karhutla kembali terjadi di Pulau Rupat, Bengkalis. Petugas gabungan dan dua helikopter water bombing terus…
Saksi mahkota Dani Nursalam mengaku melaporkan penerimaan dana Rp1 miliar dari Arief Setiawan kepada Abdul…
Korban dugaan penyerangan terhadap pekerja PT SBP bertambah menjadi tiga orang yang dirujuk ke Pekanbaru,…
Kejagung menetapkan tiga mantan pimpinan BGN sebagai tersangka dugaan korupsi Program MBG dan langsung melakukan…