Ilustrasi; Pencabulan (foto/JPNN.com)
BONTANG (RIAUPOS.CO)- Oknum honorer berinisial SY berurusan dengan hukum karena tega mencabuli anak tirinya, Kembang (18, bukan nama sebenarnya).
Perbuatan warga Kelurahan Berebas Tengah, Bontang, Kalimantan Timur, itu terbongkar setelah istrinya, Surti (nama samaran), mendengar pengakuan dari anak bungsunya, Mawar (10, bukan nama sebenarnya).
Obrolan Surti dan Mawar terjadi pada Maret 2019. Selama ini SY menggunakan HP sebagai alat untuk membujuk Kembang.
Dia selalu beralasan mengambil HP sebelum melancarkan aksinya. Surti juga mendengar cerita dari Mawar bahwa SY sering masuk ke kamar Kembang.
Menurut pengakuan Mawar, SY selalu masuk kamar Kembang ketika Surti tidak berada di rumah.
“Ibunya kerja sebagai asisten rumah tangga. Tersangka honorer di Kelurahan Berebas Tengah. Dia juga menjabat ketua RT,†kata Kasubag Humas Polres Bontang Iptu Suyono, Rabu (10/7).
Surti yang mengetahui anaknya telah dicabuli tidak lantas melapor ke kepolisian. Dia baru berani melapor pada 24 Juni lalu setelah berkonsultasi dengan adik tersangka.
SY sudah tidak ingat berapa kali menyetubuhii korban. Dia selalu menggunakan modus yang sama, yakni meminta telepon genggam anaknya.
Pria sontoloyo itu baru mengembalikan HP milik Kembang ketika nafsunya tersalurkan.
“Tersangka sudah ditahan. Kasus ini masih dilakukan penyidikan oleh Unit PPA Satreskrim Polres Bontang,†pungkasnya. (edw/ms/k18)
Sumber: JPNN.com
Editor: Deslina
Program sunat massal dan pemeriksaan kesehatan gratis di Rohul mendapat apresiasi warga karena membantu meringankan…
Afrika Selatan mencetak sejarah dengan lolos ke fase gugur Piala Dunia untuk pertama kalinya dan…
BRK Syariah mendukung pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 dan mengajak masyarakat berpartisipasi demi terwujudnya data ekonomi…
Mahasiswa Umri menjadi korban pemukulan saat aksi di DPRD Riau. IMM Pekanbaru mendesak aparat mengusut…
Longsor menutup jalur Padang–Bukittinggi di Lembah Anai. Akses dua arah ditutup total sementara demi keselamatan…
Pendaftaran SPMB SMP negeri Pekanbaru hampir berakhir. Jalur domisili mencapai 98 persen, sementara kuota sekolah…